Delapan Kaum Mudo Paga Nagari di Anugerahi oleh Tuanku Bosa XIV Talu

  • Whatsapp

TALU | PASBAR — Tuanku Bosa XIV Kabuntaran Talu kembali mencatat sejarah baru, dengan diberikannya penghargaan kepada delapan orang tokoh muda nagari. Hal yang sama telah dilakukan Tuanku Bosa XIV, memberikan penghargaan berupa gelar sangsako kepada Tokoh Kabuntaran Talu baik yang berada di nagari ataupun yang berada di rantau seperti di Malaysia, Brunei, Australia dan Pilipina. Dan sekarang penghargaan diberikan kepada anak nagari yang memiliki kreativitas dan seni serta mampu mengembangkan talentanya baik dinagari maupun dirantau yang sudah membawa nama baik Kabuntaran Talu dan kebanggaan anak nagari. Mereka adalah anak muda kaum milenial yang disebut dengan Kaum Mudo Paga Nagari.

Kedelapan kaum Mudo Irfan Riadi dan Nurman meraih penghargaan Pelestari adat dan budaya, Pelestari seni minang diraih Kamelia Gumanti dan Fauza Abdillah
Sineas (potograper dan film maker) Halga Taqwim, Pemandu Wisata Mulya Reski
Pegiat literasi diraih oleh Joel Pasbar
Pegiat seni rupa Aprililia

Kaum mudo paga nagari adalah kaum muda nagari yang menjadi tokoh muda yang berpartisipasi dan bekerja sama untuk memajukan nagari. Jika kita berbicara tentang kaum mudo (anak muda), yang terbayang dalam fikiran adalah wajah pemuda dan pemudi anak nagari yang energik, bersemangat dan berkemauan tinggi. Dimana mereka ini memiliki potensi yang dapat digali, diasah dan diasuh untuk mampu mengembangkan talenta yang dapat diandalkan. Talenta yang mereka miliki ini dapat dijadikan sebagai ajang pelestarian adat dan budaya, ajang pengembangan seni dan sastra, ajang kreativitas, ajang publikasi, ajang bisnis dan ekonomi dan lainnya. Dimana kemampuan yang mereka miliki layak dikembangkan dan patut menjadi kebanggaan.

Delapan orang kaum mudo paga nagari, yang diberi penghargaan ini adalah mereka yang berkecimpung dan berjasa dalam pelestarian adat dan budaya sebanyak 2 orang, pegiat literasi sebanyak 1 orang, pegiat seni rupa 1 orang, pegiat sineas, potografer dan perfilman 1 orang, dan pelestarian lagu daerah dan alat music tradisioanl 2 orang serta pemandu wisata 1 orang. Ibarat mendapatkan durian runtuh, barangkali konotasi ini sangat tepat digunakan. Dimana tokoh muda tersebut tak pernah menyangka kreativitas mereka mendapat respon yang sangat positif dari Tuanku Bosa Kabuntaran Talu itu.


Tuanku Bosa XIV, Dr.H.Fadlan Maalip SKM sebagai Pucuak Adaik Kabuntaran Talu tentu sangat bangga terhadap kegiatan yang sudah dilakukan kaum milenial ini. Apresiasi dari kegiatan kaum mudo paga nagari ini dibalas dengan pemberian penghargaan kepada mereka. Diharapkan dengan penghargaan yang diberikan akan mampu memberikan motivasi dan semangat agar kaum mudo paga nagari ini tetap kreatif dan berkembang sesuai dengan talentanya masing-masing. Di samping itu Tuanku Bosa berharap akan bermunculan kaum mudo paga nagari lainnya untuk berkiprah memajukan Kabuntaran Talu ini ke depannya. Kegiatan yang dilaksanakan di Rumah Gadang Koto Dalam ini dihadiri jajaran Niniak Mamak, Bundo Kanduang, Wali Nagari dan Camat Talamau ini berjalan dengan khitmat dan menuai sukses walau dilakukan dengan sederhana saja.


Kebahagiaan jelas terlukis diwajah mereka, dengan diperolehnya penghargaan dari Tuanku Bosa XIV Kabuntaran Talu ini. Ucapan terima kasih tak putusnya mereka sampaikan. Dan menanamkan niat serta semangat pada dirinya untuk berkiprah dan berdaya guna lebih bagi kemajuan Kabuntaran Talu, nagari tercinta ini. Karena maju mundurnya nagari terletak ditangan generasinya. Semoga binar mata mereka adalah janji yang tak terucap namun mimpi yang akan mereka implementasikan. Selamat untuk Kaum Mudo Paga Nagari Jayalah selalu. Laksanakan refleksi, berbagi dan berkolaborasi untuk membentuk tim kerja yang solit mencapai cita yang diimpikan.
Rumah Gadang Koto Dalam, 26-12-2020
Refelianti Puti Koto Dalam

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *