Surat Pernyataan Wali Murid, Awali BTM di Aceh Tamiang

  • Whatsapp

ACEH TAMIANG | ACEH —  Belajar Tatap Muka (BTM) di Kabupaten Aceh Tamiang dijadwalkan pada tanggal 4 Januari 2021 mendatang. Untuk melaksanakan BTM itu sendiri Dinas Pendidikan dan Kebudayaan setempat telah membuat surat pernyataan orang tua murid / wali murid sekolah dasar (SD)  dan Sekolah Menengah Pertama (SMP).

“BTM akan kita laksanakan secara serentak pada tanggal 4 Januari 2021 dengan penerapan Protokol Kesehatan (Prokes), Memakai Masker, Menjaga Jarak dan Mencuci tangan dengan sabun,” sebut Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Aceh, Bambang Supriyanto kepada SHOOTLINE NEWS, Minggu, 27 Desember 2020 di Karang Baru.

Menurutnya saat ini ada sekitar 80 persen orang tua murid / wali murid sekolah dasar (SD)  dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Aceh Tamiang mengizinkan anaknya Belajar Tatap Muka di sekolah dengan menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes) Covid-19 pada 4 Januari 2021 mendatang.

“Surat izin orang tua membolehkan anaknya belajar tatap muka ditadatangani saat para orang tua mengambil rapor, pada pertengahan Desember lalu di seluruh sekolah yang ada di Aceh Tamiang,” ujarnya.

Namun Bambang mengaku belum mengetahui alasan masih ada orang tua yang belum menandatangani izin tersebut, bisa jadi karena tidak hadir saat mengambil rapor atau memang tidak mengizinkan anaknya belajar tatap muka masa pandemi ini.

“Intinya tidak menandatangani izin anaknya belajar tatap muka, sudah pasti anak tersebut tidak boleh masuk sekolah dan siswa tersebut tetap belajar di rumah secara daring dan luring ,” ujar Bambang lagi.

Bambang juga menambahkan pada tanggal pelaksanaan BTM nanti kalau siswa datang ke sekolah dengan membawa surat pernyataan, maka siswa tersebut dapat mengikuti Belajar Tatap Muka.

Bambang juga menjelaskan dalam pelaksanaan Belajar Tatap Muka dilakukan pola 50 : 50 atau setiap kelas dibagi dua shift dan setiap shiftnya akan berlangsung proses belajar mengajar.

” Untuk tingkat SD kelas 1 – 3 berlangsung proses belajar mengajar selama 3 x 35 menit. Untuk kelas 4 – 6 berlangsung proses belajar mengajar di sekolah selama 4 x 35 menit,” jelasnya sembari menambahkan untuk tingkat SMP berlangsung proses belajar mengajar selama 4 x 40 menit.

Guru Awasi Kerumunan

Aceh Tamiang sendiri memiliki 170 sekolah dasar (SD) berstatus negeri dan swasta dengan jumlah murid sebanyak 29.613 siswa. Sedangkan jumlah sekolah SMPN/S sebanyak 58 sekolah dengan jumlah 12.590 siswa.

Pemkab Aceh Tamiang rencananya akan melakukan BTM di sekolah mulai 4 Januari 2021 dengan menerapkan protokol kesehatan Covid-19 yakni menjalankan 3M, memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak.

Walaupun demikian, pihak sekolah juga harus mengantisipasi terjadi kerumunan di sekolah masing-masing dan yang mengawasinya para guru di sekolah tersebut.

“Intinya sekolah harus siap dengan 3 Mnya dan pihak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan  Aceh Tamiang akan melakukan evaluasi berkesinambungan setiap bulannya, sehingga apabila situasi aman BTM di semester pertama maka di semester kedua akan dilakukan sekolah tatap muka 100 persen,” terangnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *