Sugiro Dt. Bandaro Bantah Atas Putusan Batas Ulayat…

  • Whatsapp

SIJUNJUNG | SUMBAR Hutan Lisun yang berbatasan antara Kuantan Singingi Provinsi Riau dengan Sijunjung Provinsi Sumbar yang dimiliki  kuasa ulayat oleh masyarakat di Sumpur kudus dan Padang tarok masuk ke daerah geografis sumbar Dan Pangkalan Indaruang serta  Singingi berada di provinsi Riau

Hal ini pun menjadi polemik di tengah masyarakat, Sehingga Sugiro dr Bandaro membantah atas prilaku kuasa ulayat padang tarok, yang telah mencabut atas kesepakatan yang telah dilakukan sejak 20 tahun yang silam.

Datuk Bandaro adalah sebagai saksi hidup yang ikut menandatangani kesepakatan tersebut di Hulu Singingi.

Sementara, ‘SABAR’  selaku Mamak Kepala Waris (MKW)  Pemegang sako dari kaum dt Lipati Padang Tarok, Telah melanggar aturan adat istiadat, bari nan bajawek, amanat dan ditompang, dt Lipati tidak mengakui terkait tapal batas di hulu singingi, hal itu tentu ada sebab musababnya.

Sugiro dt Bandaro mengatakan, kesepakatan itu dilakukan tidak ada urusan sedikit pun dengan Perusahaan PT LISUN

Oleh karena itu, persoalan ini telah kami sepakati bersama Ninik Mamak sebagai pemilik waris, demi kepentingan  anak cucu kami di kemudian hari, ungkap Datuk Bandaro ketika di temui Tim SHOOTLINENEWS.COM  di kediamannya di Desa Pangkalan Indarung Kecamatan, Singingi Kabupaten Kuantan Singingi, pada Rabu, 23 Desember 2020 lalu.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *