Kompol Muzhendra Santuni dan Menyuapi Arka Di Yayasan Bunda Pasaman Barat

  • Whatsapp

SIMPANG AMPEK PASBAR | SUMBAR —  Kepala Bagian Sumber Daya Kepolisian Resor Pasaman Barat, Sumatera Barat Kompol Muzhendra menyantuni Arka 1,5 tahun salah seorang anak asuh di Panti Asuhan Yayasan Gerakan Bunda Berbagi Perumahan Yaptip Simpang Empat, Selasa.

Arka tampak senang dan bahagia saat Kompol Muzhendra menyuapinya pada makan siang bersama anak yatim dan pengasuh Yayasan Gerakan Bunda Berbagi.

“Selain ananda Arka, kita juga menyantuni anak Yati piatu yang di asuh yayasan Bunda Simpang Empat, Ini wujud rasa syukur saya atas nikmat yang diberikan oleh Allah SWT. Apalagi dengan kenaikan pangkat dari AKP menjadi Kompol baru-baru ini,” kata Kepala Bagian Sumda Kompol Muzhendra di Simpang Empat, Selasa (5/1).

Kapolsek Tapung Kompol Muzhendra pada acara penyerahan santunan ini menyampaikan bahwa santunan ini diberikan sebagai bentuk syukur atas rezeki yang diberikan oleh Allah SWT kepadanya. “Kita dianjurkan untuk saling berbagi dengan sesama,” ujarnya.

Ia mengatakan kegiatan berbagi itu dilakukannya secara ikhlas sebagai bentuk perhatian terhadap anak yatim piatu.

“Anak yatim piatu itu harus kita perhatikan kalau tidak kita siapa lagi. Mudah-mudahan mereka nanti bisa tumbuh dengan sehat dan menjalani pendidikan dengan layak,” katanya.

Apalagi, katanya, sebagai aparat kepolisian tidak hanya bertugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat tetapi juga melindungi, mengayomi dan melayani masyarakat.

“Salah satunya adalah dengan memperhatikan kaum duafa, anak yatim piatu dan warga kurang mampu,” katanya.

Menurutnya berbagi bersama ini rutin ia lakukan sejak dahulunya. Berkarir di kepolisian selama 27 tahun tidak membuat ia merasa puas tanpa berbagi dengan anak yatim piatu.

“Sedikit perhatian dari kita sangat berarti bagi mereka. Berikan mereka perhatian, kasih sayang dan cinta,” katanya.

Ia juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukungnya dan memberikan masukan bagaimana menjadi polisi ninik mamak atau polisi yang dekat dengan berbagai lapisan masyarakat.

“Tanpa dukungan semua elemen, mustahil saya sampai seperti ini. Mudah-mudahan kedepannya perhatian terhadap kaum duafa dan anak yatim bisa kita tingkatkan,” harapnya.

Kedatangan Kompol Muzhendra ini mendapat sambutan baik dari Panti Asuhan Yayasan Gerakan Bunda Berbagi dengan tetap menerapkan prorokol kesehatan memakai masker.

“Terima kasih kami ucapkan atas perhatian dan bantuan ini. Memang bapak ini tidak asing lagi bagi kami karena sudah sering membantu dan dikenal dekat dengan masyarakat,” kata Pengasuh Panti Asuhan Yayasan Gerakan Bunda Berbagi, Zambri.

Sebagai panti asuhan yang baru berdiri satu tahun, masih banyak yang harus dilengkapi untuk kebutuhan anak asuh.

“Saat ini anak asuh berjumlah 13 orang mukai dari usia delapan bulan sampai 12 tahun,” katanya.

Ia mengajak semua pihak peduli dan membantu kelancaran panti asuhan ini. Dengan harapan nanti mereka bisa tumbuh dan memperoleh pendidikan dengan layak.

Adapun bantuan yang diterima berupa makan siang bersama, beras sebanyak 50 kilogram atau lima karung, telur ayam 10 papan, mie intans lima kardus serta gula dan susu.

Kepada anak yatim piatu tersebut Kompol Muzhendra berpesan untuk rajin ibadah dan sekolah karena mereka adalah generasi muda yang akan menggantikan generasi sekarang di masa yang akan datang. “Anak-anakku tetap gembira dan semangat, anggap kami ini pengganti orang tua kalian,” ujarnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *