Siaran Pers Rumah Gadang Wartawan Luhak Nan Tuo

  • Whatsapp

TANAH DATAR | SHOOTLINENEWS.COM -Terkait adanya aturan pemkab TD melalui Kominfo TD maka kami sebagai pekerja pers di Luhak Nan Tuo sangat menyayangkan sikap pemkab yang tidak konsisten dalam menerapkan hasil study koperatif yang telah dilakukan beberapa tahun terakhir.

Media memiliki peran penting dalam membangun demokrasi, membangun checks and balances, memperkuat partisipasi warga. Sementara itu, pemkab melalui dinas Komunikasi dan Informatika tidak mengajak wartawan untuk mengisi jagad informasi sesuai dengan kebutuhan daerah, karena aturan yang baku tanpa payung hukum yang disuguhi kepada pemilik media.

“Media harus dilindungi dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat, tidak harus dibungkam dengan kebebasan yang dibelengu oleh sistem yang dibuat buat”

Rugawa LNT yang di isi oleh para jurnalis dan media yang berkompeten, sudah membuktikan karya karya mereka yang bersifat kontrol sosial, namun hari ini aturan aturan yang tidak memiliki oayung hukum telah membrendel kebebasan pers.

Abaikan kerjasama yang tidak jelas, MoU yang abu abu. Pemkab harus transparan dalam mengeluarkan biaya kepada media untuk diketahui publik.

Aturan yang disuguhi bukan aturan yang di inginkan oleh wartawan TD namun aturan titipan yang harus dilaksanakan, tidak boleh tidak.

Media yang independen, tanpa kerjasama akan memunculkan pemerintahan yang responsif, pemerintahan yang transparan, dan pemerintahan yang akuntabel. Jangan takut untuk tidak menikmati kerjasama yang dihargai Rp 10.500/berita. Takutlah jika idealisme kita terbelengu oleh kebijakan pemerintah yang disembunyikan.

Ttd
Ketua Rugawa

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *