Alih Status, Empat Taman Kanak-Kanak Negeri Diresmikan

  • Whatsapp

TANAH DATAR | SHOOTLINENEWS.COM – Humas Tanah Datar ,Bupati Tanah Datar yang diwakili Staf Ahli Bupati Bidang Sumber Daya Manusia dan Kemasyarakatan dr. Ermon Revlin, Kamis (1/4) resmikan 4 Taman Kanak-Kanak (TK) yang beralih status dari TK swasta menjadi TK Negeri, yang dipusatkan di TK Negeri Pembina Pangian Kecamatan Lintau Buo.

Alih status dari TK swasta menjadi TK Negeri berdasarkan Keputusan Bupati Tanah Datar Nomor 800/52/Dikbud-2021 tentang perubahan status Taman Kanak-kanak Swasta menjadi Taman Kanak-kanak Negeri.

Dokumentasi Humas Tanah Datar

Keempat TK tersebut yaitu TK Harapan Pangian menjadi TK Negeri Pembina Kecamatan Lintau Buo, TK Tunas Harapan Pasir Lawas menjadi TK Pembina Negeri Kecamatan Sungai Tarab, TK Pembina Al-Hidayah menjadi TK Negeri Pembina Kecamatan Salimpaung, dan TK Pembina Aisyiyah Tanjung Baru menjadi TK Negeri Pembina Kecamatan Tanjung Baru.

Hadir pada kesempatan itu Ketua TP PKK Kabupaten Tanah Datar yang juga sebagai Bunda PAUD Ny. Lise Eka Putra, Camat Lintau Buo, Camat Sungai Tarab, Camat Tanjung Baru dan Camat Salimpaung, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Tanah Datar, Ketua IGTKI Kabupaten Tanah Datar, pengawas TK Kecamatan dan undangan lainnya.

Bupati Tanah Datar dalam sambutannya yang disampaikan oleh Staf Ahli Bupati Bidang SDM

Dokumentasi Humas Tanah Datar

dr Ermon Revlin mengatakan bahwa sebuah lembaga pendidikan berkewajiban melakukan pembinaan, pembentukan dan pengembangan potensi dasar yang dimiliki oleh setiap anak agar dapat digunakan secara baik dan profesional.

“Modal utama dalam melakukan pembinaan dan pengembangan potensi dasar anak adalah kerjasama yang baik antara pemerintah, tenaga pendidik, stakeholder dan masyarakat,” ujar dr. Ermon.

Lebih lanjut dr. Ermon mengatakan bahwa taman kanak-kanak merupakan salah satu wadah, tempat dan ruang bagi anak usia dini dalam berekspresi, bereksplorasi dan bekerjasama dalam berbagai kegiatan, hal ini dikarenakan anak usia dini adalah kunci sukses yang sangat fundamental dan strategis dalam merajut pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas di masa mendatang.

“Pendidikan anak merupakan tanggung jawab kita bersama, maka dalam prosesnya semua pihak yang terkait harus saling berkomunikasi dengan baik. Anak harus dididik dengan kasih sayang bukan dengan kekerasan. Dalam mendidik anak juga harus menggunakan metode dan teknik yang baik, penuh perhatian dan kasih sayang,” jelasnya.

Ditambahkannya bahwa saat ini jumlah TK di Tanah Datar sebanyak 195, namun baru 1 yang negeri. Namun dengan diresmikannya 4 TK swasta yang beralih status menjadi TK Negeri makan hari ini jumlah TK Negeri sudah bertambah menjadi 5. “Dengan ini kita berharap kualitas pendidikan anak usia dini di Tanah Datar ke depan akan semakin maju dan baik,” tambahnya.

Dr. Ermon juga mengharapkan para pemerhati pendidikan usia dini dapat memahami model pembelajaran sentra, karena model ini diharapkan akan dapat menerapkan kegiatan pembelajaran yang seimbang antara bimbingan guru dengan inisiatif anak. Karena metode pembelajaran ini menekankan pada pengembangan minat, potensi dan kekuatan anak.

Pada acara tersebut juga dimeriahkan dengan adanya penampilan tari tarian daerah dan hafalan ayat pendek yang dibawakan langsung oleh para murid TK Negeri Pembina Kecamatan Lintau Buo.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *