Dugaan Pemberitaan Bantahan Klarifikasi Tangkap Lepas Narkoba Di Polsek Medan Kota Berbau Settingan

  • Whatsapp

MEDAN | SHOOTLINENEWS.COM — Indikasi terkait keterangan video keluarga ketiga tersangka yang tersandung kasus narkoba yang mengatakan tidak memberikan Mahar kepada Polsek Medan Kota saat ke 3 nya dilepaskan, membuat kembali Ketua Korps Advokat Alumni UMSU (KAUM), Mahmud Irsyad Lubis,SH berkomentar kembali lewat media,Selasa (06/04/2021).

Menurut Mahmud Irsyad Lubis, menyangkut mengenai video ke 3 istri yang memberikan keterangan itu, kita menduga bahwa ini ada settingan dan ada pihak tertentu yang menyuruh mereka melakukan bantahan.

Lanjut Mahmud Irsyad, karena tidak mungkin pula mereka mengatakan memberi,karena itu bahaya, maka Satu-satunya hanya membuat bantahan

“Tapi logika hukum tak bisa menerima bantahan itu, sebab pada waktu 2 orang ditangkap, itukan dilakukan pengembangan, ditangkap pasti ada barang bukti dan dilakukan pengembangan, berartikan ada yang menjual dan memiliki serta membawa dan sebagainya, karena korelasi bantahan itu dan dilapangan itu sangat bertentangan.

Karena bantahan itu kita ragukan, kita yakin ada Pihak-pihak tertentu yang menyuruh mereka membuat bantahan,” tegasnya.

Selanjutnya Ketua KAUM itu kembali mengatakan bahwa seperti keterangan Kanit Reskrim Polsek Medan Kota di Media, tentang ketiga ditangkap hanya diperiksa satu harian tanpa dimasukkan ke sel, maka logika hukumnya tak mungkin diamankan.

”Dalam narkotika itu sangat jarang diamankan yang ada ditangkap,karena kasus narkotika itu,orang tertangkap tangan membawa barang, jadi bukan diamankan, tapi tangkap dan pengembangan, karena dalam kata diamankan itu tidak logis dalam satu peristiwa narkotika.

karena ditangkap karena membawa barang narkotika, dugaan pengembangan under cover sebagai peristiwa pidana, kalo tidak terbukti, tidak mungkin pengembangan, karena under cover, karena ada barang bukti.
”Tuturnya.

Lalu menurut Pria berkaca mata itu lagi bahwa menyangkut satu hari dan sebagainya, pihak berwenang harus uji lebih dulu dengan pembuktian-buktian yang ada.

“Keterangan saksi, melihat CCTV yang ada atau lakukan pemeriksaan, jangan sampai ada dugaan mengatakan CCTV rusak dan sebagainya,”Pungkasnya

Sebelumnya, (27/03/2021) ketiga pria tertangkap dan mendengkam dalam sel tahanan karena kepemilikan narkoba jenis sabu, 3 pria, Diki dan Andri, keduanya warga jalan Paduan Tenaga Kecamatan Medan Kota, serta dan Aswin Nasution, warga jalan Laksana Gang Gani, Kec Medan Kota, dikarenakan pihak keluarga ketiganya, diduga telah membayar uang sebesar Rp 45 juta kepada oknum Penyidik Polsek Medan Kota,pada Sabtu (03/04/2021), lalu ketiganya dibebaskan.

Hanya kelang satu hari dari pembebas tersangka,Tak lama kemudian,Minggu (04/04/2021) dari pihak keluarga ke 3 pria tersebut mebuat video dan keterangan bahwa mereka tidak ada memberikan seperpun uang kepada Polsek Medan Kota seperti yang diberita beberapa media cetak dan online, serta Kanit Reskrim Polsek Medan Kota, Iptu Marvel sempat mengatakan bahwa ketiganya hanya diperiksa dan tidak ditahan di dalam Sel, lalu karena tidak terbukti, ketiganya dipulangkan kembali.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *