PMI Pasaman Barat Telah Makamkan 37 Jenazah COVID

  • Whatsapp

PASAMAN BARAT | SHOOTLINENEWS.COM — Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar), Sumatera Barat selama pandemi COVID-19, telah memakamkan 37 jenazah korban Corona di berbagai Tempat Pemakaman Umum (TPU) diwilayah Pasbar.

Jenazah tersebut dimakamkan sesuai protokol kesehatan untuk mengantisipasi penularan kepada relawan.

“Relawan PMI Pasbar telah ikut terjun membantu Satgas COVID-19 Pasbar dalam pemakaman jenazah pasien COVID-19 sejak awal pandemi. Sampai sekarang PMI Pasbar sudah melayani pemakaman sebanyak 37 jenazah dengan protokol Covid19 ,” kata Kepala Markas PMI Kabupaten Pasbar Rida Warsa di Simpang Empat, Selasa (6/4/2021)

“Insyaallah akan tetap siap untuk membantu masyarakat khususnya dalam pemakaman secara protokol kesehatan covid-19, dalam hal ini PMI berposisi membantu pihak keluarga duka menjalankan fardhu kifayah yang menjadi hak almarhum atau almarhumah. PMI Pasbar tetap memenuhi protokol yg ditetapkan oleh pemerintah,” jelasnya.“Terimakasih kami ucapkan kepada pihak keluarga almarhum atau almarhumah semuanya atas pengertian dan pemahaman akan menjalankan protokol kesehatan serta juga atas dukungan semua pihak mulai dari tokoh masyarakat serta aparat pemerintahan dan juga stakeholder terkait,” ujar Rida Warsa.

“Hari ini Dua orang warga Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar), meninggal dunia akibat COVID-19” sebutnya.

Sementara Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Percepatan Penyebaran COVID-19 Pasbar, Gina Alecia di Simpang Empat, Selasa, mengatakan kedua orang warga yang meninggal itu sudah dikembumikan dengan protokol kesehatan oleh PMI Pasaman Barat.

Ia menyebutkan kedua pasien yang meninggal itu adalah pria inisial N (53) warga Wonosari Nagari Kinali Kecamatan Kinali yang merupakan pasien suspek COVID-19. Almarhum meninggal pada Selasa (6/4) sekitar pukul 05.00 WIB dalam perawatan di RSUP M. Djamil Padang.

Kemudian pria inisial E (56) warga Tanjung Damai Kecamatan Lembah Melintang, dalam perawatan di RSUD Pasaman Barat. Pasien meninggal Senin (5/4) sekitar pukul 21.15 WIB.

Selain itu, tiga orang yang positif itu adalah pria inisial AM (25) warga Jambak Jalur VII Nagari Lingkuang Aua Kecamatan Pasaman yang merupakan kontak erat dengan kasus konfirmasi positif sebelumnya.

Wanita inisial YMS (37) warga Jorong Bandarejo Kecanatan Pasaman yang merupakan kontak erat dengan kasus konfirmasi positif sebelumnya.

Selain itu wanita inisial JAA (5) warga Jorong Bandarejo Kecamatan Pasaman yang merupakan kontak erat dengan kasus konfirmasi positif sebelumnya.

Ia menjelaskan ketiga pasien konfirmasi positif saat ini sedang dilakukan pemeriksaan kesehatan di RSUD Pasaman Barat dan direncanakan diisolasi di RSUD Pasaman Barat dan Diklat BKPSDM Talu.

“Saat ini juga telah dilaksanakan langkah cepat proses pelacakan atau traking untuk memutus mata rantai penyebaran COVID-19 di Pasaman Barat,” katanya.

Ia mengajak semua pihaksaling bekerjasama dalam menghambat laju penularan COVID-19 ini dengan selalu bersikap kooperatif serta selalu bersikap tenang.

Ia juga memohon dukungan seluruh masyarakat untuk selalu bahu-membahu membasmi penyebaran COVID-19 dengan disiplin mematuhi protokol kesehatan COVID-19 seperti rajin mencuci tangan dengan air mengalir, selalu memakai nasker dengan benar, menjaga jarak, nenjauhi kerumunan dan mengurangi mobilitas.

“Hingga saat ini total kasus 650, sembuh 582 orang, meninggal dunia 40 orang dan dikarantina atau dirawat 28 orang,” tutupnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *