Perkuat Harmonisasi Beragama, FKUB Aceh Tamiang Gelar Dialog

  • Bagikan

Aceh Tamiang | Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Aceh Tamiang menggelar dialog antar umat beragama dalam kabupaten setempat. Acara berlangsung di Aula Wisma Jeumpa, Desa Pertamina Rantau, Sabtu (11/12).

Kegiatan ini bertemakan, Jaga Kebersamaan, Umat Rukun Indonesian Maju, Perkuat Kerukunan Dan Harmonisasi, berlangsung selama satu hari ini, diikuti 40 peserta dari unsur Kantor Urusan Agama (KUA), anggota FKUB, Datok Penghulu, Perangkat Kampung, MDSK dan tokoh masyarakat,

Ketua panitia, Sulaiman S.Ag mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Agama Provinsi Aceh yang telah memberikan support dalam bentuk pembiayaan sehingga terlaksananya kegiatan Pembinaan Kerukunan Umat Beragama Dan Moderasi Beragama Dilingkungan Desa Percontohan Sadar Kerukunan Desa Pertamina Kecamatan Rantau, Kabupaten Aceh Tamiang.

Ia juga mengatakan, tujuan diselenggarakan kegiatan ini adalah untuk memelihara dan menjaga kerukunan antar umat beragama dalam situasi apapun, terlebih saat ini di masa Pandemi Covid-19 denga menghadirkan narasumber oleh Wakil Sekretaris FKUB Provinsi Aceh, Hasan Basri, MA.

Dialog yang mangusung tema “Jaga Kebersamaan, Umat Rukun Indonesia Maju, Perkuat Kerukunan Dan Harmonisasi,”, dan dibuka oleh Bupati Aceh Tamiang H. Mursil, SH. M.Kn yang diwakili oleh Wakil Bupati Aceh Tamiang, T. Insyafuddin ST.

Dikesempatan tersebut, Kakanwil Kemenag Provinsi Aceh diwakili oleh Kabag TU, Drs. H. Marzuki Ansyari MA, kita harus berfikir bahwa keberagaman itu merupakan anugerah, dan hal yang penting dalam kehidupan masyarakat dan beragama adalah saling menghargai antar sesama.

Beliau juga mengatakan, Hanya orang yang memiliki jiwa sehatlah yang bisa berdampingan dengan orang lain

Menurut Drs. H. Marzuki Ansyari MA, Pemerintah harus menjelaskan kondisi sebenarnya yang terjadi dan langkah-langkah antisipasi dalam menyelesaikan segala persoalan yang terjadi, sembari mengatakan bahwa semua umat beragama memiliki hak yang sama untuk mendapatkan tempat dan pelayanan.

Semwntara itu, dalam sambutannya Wakil Bupati Aceh Tamiang, T. Insyafuddin ST menyampaikan apresiasi yang tinggi atas pelaksanaan kegiatan dialog antar umat beragama ini.

Wabup berharap kegiatan ini menjadi suatu wadah untuk senantiasa memelihara kerukunan dan toleransi antar umat agama dengan memelihara dan mengembangkan kerukunan umat beragama daoam kehidupan bermasyarakat berbangsa dan bernegara khususnya di bumi muda sedia, sebutnya.

Dalam masyarakat kita yang majemuk, kerukunan dan persaudaraan diantara umat beragama, etnis, suku dan golongan adalah sesuatu yang perlu diwujud nyatakan dan tidak boleh berhenti hanya sebagai istilah.

Dijelaskan, pemerintah Secara terus menerus berupaya meredam potensi konflik yang ada melalui pendekatan sosial budaya, agar terciptanya perekat tali persatuan.

Menurut insyafuddin, potensi-potensi konflik yang mungkin saja terjadi khususnya konflik agama harus Mampu kita selesaikan sebelum konflik tersebut berkembang lebih besar, seperti konflik sosial Bahkan meluas menjadi konflik politik, ungkapnya.

Kerukunan antar umat beragama merupakan syarat mutlak bagi terwujudnya stabilitas politik dan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang lebih baik.

Oleh karena itu, pembekalan terhadap nilai-nilai kerukunan, hidup umat beragama kepada masyarakat itu sangat penting, untuk menghadapi setiap tantangan dan ancaman yang mungkin saja terjadi.

Maka keharmonisan dan kerukunan dalam kehidupan beragama harus terus dibina dan ditingkatkan guna membangun bumi muda sedia ini, harapnya.

Wabup juga mengharapkan, melalui kegiatan ini, kiranya dapat meningkatkan kerjasama yang baik antara tokoh agama, tokoh masyarakat dan pemerintah kabupaten Aceh Tamiang dalam memelihara iklim kerukunan beragama, tutupnya.

Turut hadir pula dalam kegiatan tersebut, Kasi Bimas Kementerian Agama Kabupaten Aceh Tamiang, H. Anwar Fadli.S.Ag, Kasubag TU Kementerian Agama Kabupaten Aceh Tamiang, Abdul Azis, MA, Kasi Pakis Kemenag Aceh Tamiang, Zainuddin, S.Ag, Asisten Pemerintahan Drs. Amiruddin Y, Kabid Ideologi Kesbangpol Aceh Tamiang, Rantau, Oki Kurnia, Datok Penghulu Kampung Pertamina Rantau, Sabariman, S.Ag, Para perangkat Kampung, MDSK dan Imam Kampung.

Penulis : Abdul Karim

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.