Cangkul Kebun, Petani Temukan Mortir Sisa Perang Dunia Ke-2 ,Unit Jibom Gegana Kaltim Lakukan Evakuasi

  • Bagikan

Balikpapan, Shootlinenews.com Masyarakat petani yang melaksanakan kegiatan rutinitasnya mencangkul menemukan benda mencurigakan. Ketika hasil cangkulannya mendapatkan sebuah benda mortir sisa perang dunia ke – 2.

Unit Jibom Detasemen Gegana Satbrimob Polda Kaltim yang di Pimpin Aipda Harmoko segera melaksanakan evakuasi, Minggu Pagi (06/06/2021).

Kegiatan evakuasi dilaksanakan di Kebun Kates RT.25 Kel. Lamaru (kebun milik sdr Sarmin) , saksi : A.n Parji 25 tahun, Islam , Pekerjaan Petani , alamat jln Mulawarman Gang Prancis RT.30 Kel. Lamaru , Kec. Balikpapan Timur.

Kronologis Kejadian , Awalnya sdr Parji saat mencangkul di kebun pepaya , secara tidak sengaja mengenai benda keras seperti besi dan setelah digali ternyata barang tersebut menyerupai bom. Kemudian saksi melapor kepada ketua RT 25 dan Babinsa Kel. Lamaru, kemudian Babinsa melapor ke Polsek Balikpapan Timur.

Pukul 08:30 Unit Jibom yang di Aipda Harmoko melaksanakan apel keberangkatan. Kendaraan yang di gunakan mobil Hiace Jibom KT.172015-XXI , tiba di Polsek pukul 09:15 WITA dan berkordinasi dengan pihak Polsek Timur.

Melaksanakan evakuasi Mortir dengan ciri-ciri sbb:
-Jenis Mortir : Bom Udara
-Diameter Mortir : 73 cm
-Panjang Mortir : 80 cm
-Berat Mortir : 30 Kg
Operator 1 Unit Jibom menegaskan bahwa mortir yang berjenis Bom Udara tersebut masih aktif.

Unit Jibom selesai melaksanakan kegiatan evakuasi juga menghimbau agar tetap berhati-hati dan waspada dengan barang temuan yang dikira mencurigakan.

Dansat Brimob Polda Kaltim Kombes Pol. John Huntal Sarjananto Sitanggang, S.I.K mengungkapkan agar masyarakat lebih berhati-hati ketika menemukan benda yang mencurigakan.

“Jangan disentuh, Jangan di goyang apalagi di pindahkan tetapi karena ketidaktahuannya masyarakat diharapkan lebih berhati-hati ketika menemukan barang tersebut dan segera melaporkan kepada pihak Kepolisian terdekat” tambah Kombes Pol. John Huntal Sarjananto Sitanggang, S.I.K.(Red./SRI R)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *