Do’a Dan Dizkir Bersama, Acara Rokat Balak diDesa Nepa

  • Bagikan

SHOOTLINENEWS.COM | SAMPANG — Organisasi Putra Nepa berkolaborasi bersama Pemerintah Desa Nepa mengadakan kegiatan Rokat Balak di Desa Nepa, di Balai Desa kegiatan ini dilakukan untuk dijauhkan dari Balak.

Mereka menyembelih sapi bersama-sama dan sambil diiringi pembacaan burdah untuk mengusir penyakit wabah, diman saat ini makin marak dibumi Indonesia khususnya di Desa Nepa,nyaitu Covid-19. Sapi tersebut dibeli dengan cara patungan.

Setiap warga desa dimintai sumbangan seikhlasnya, total yang kami dapat patungan dari masyarakat desa nepa melalui secara perdusun, dusun nepa dengan total 14.180.000, dusun menangguh, 5.225.000 dusun senneng laok, 4.310.000, bantuan dari dusun bringkoneng, 2.250.000.Total yang kami dapat secara keseluruhan, ( 25.965.000 ),dari dana itu lalu dibelikan 2 ekor sapi.

Dari dusun Senneng kami tidak melakukan uluran tangannya, karena sebelumnya, didusun tersebut sudah melakukan Rokat terlebih dahulu, dihalaman Masjid Darut Taqwa.

“Urunan yang kami dapat itu untuk beli sapi, ini sudah atas kesepakatan dalam musyawarah para jajaran pengurus organisasi “Putra Nepa” yang dipimpin kepala desa nepa, Junaidi. Hasil urunan warga itu untuk beli seekor sapi,” kata Supriyadi.

Sebelum sapi hasil urunan itu disembelih, warga terlebih dahulu membaca doa bersama yang dilakukan di tempat terbuka, yakni di Balai Desa Nepa.

“Doa bersama ini untuk keselamatan seluruh warga Indonesia Khususnya Warga Desa Nepa. Semoga kita terhindar dari wabah Covid-19 maupun tha’un seperti di zaman Nabi Isa,” ungkap Supriyadi.

Doa bersama ini dipimpin langsung oleh : Habib Muhammad Assegaf, Habib Ali Alhabsy, K.Abdul Qodir, K.Halweni, K.H. Musleh Muafi, Ust. Muafi, Ust. Foniman Adam, di Desa Nepa,Kecamatan Banyuates, Kabupaten, Sampang.Sabtu(17/07/2021).Jam 08 :00 Wib.

Dilanjutkan Kepala Desa Nepa menyampaikan, kami selaku pemerintah Desa Nepa,sangat mengsuport dan sangat mendukung kegiatan yang dilakukan para pemuda “Putra Nepa” semoga desa Nepa tetap kondusif, agar masyarakat tidak resah dengan adanya wabah ini.

“Semoga ikhtiar kami ini diridhoi Allah, dan wabah corona ini segera pergi dari bumi desa Nepa,” ujar Sup, menegaskan.

Kami dari jajaran keluarga besar Organisasi Putra Nepa turut bahagia dan terimakasih kepada masyarakat desa Nepa, dari uluran tanganya, serta para sumbangsih yang dari luar desa nepa terimakasih atas partisipasinya ikut dalam menyukseskan acara ini.

(Holik)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *