Hadiri Wisuda Santri, Sekda Jeneponto Ini Adalah Nostalgia Sejarah

  • Bagikan

SHOOTLINENEWS|JENEPONTO– Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Taman Kanak-kanak Al-qur’an(LPPTKA) DPD BKPRMI Kabupaten Jeneponto baru saja melaksanakan wisuda santri di masjid besar Nurul Ihsan Tamanroya, kec. Arungkeke kamis. (24/9/2021)

 

wisuda santri dengan protokol kesehatan secara ketat tersebut merupakan gelombang ke 2(dua) dimana sehari sebelumnya terlaksana di gedung Sipitangarri, kecamatan binamu

 

Ketua panitia pelaksana Ust. Sahanuddin Situru dalam laporan menjelaskan bahwa sebanyak santri yang diwisuda berasal dari puluhan Taman Kanak-Kanak Al-qur’an/Taman Pendidikan Al-qur’an(TKA/TPA) yang tersebar di 3(tiga) wilayah yakni Batang, Arungkeke dan Tarowang

 

_”santri yang diwisuda kali ini merupakan didikan puluhan TKA/TPA di tiga kecamatan yakni Batang, Arungkeke dan Tarowang_”jelas Ketua panitia

 

dalam laporan yang sama Ust. Sahanuddin Situru menyampaikan apresiasi atas perhatian dan bantuan Hibah Pemerintah Daerah (Pemda) berupa Seragam Wisuda Santri sebanyak 550 set yang diperuntukkan kepada sebelas Dewan Pengurus Kecamatan (DPK) se kabupaten Jeneponto

 

_”Terima kasih atas perhatian pemerintah berupa bantuan Hibah serta kolaborasi Dr. Syafruddin Nurdin selaku pimpinan daerah yang telah menginisiasi Gerakan Shubuh Berjamaah (GSB) secara massif_”tambahnya

 

Turut memberikan Sambutan Wakil Sekretaris DPW LPPTKA Provinsi Sulawesi selatan Ust. Hamka Idrus

 

dikesempatan itu Ust. Hamka Idrus memuji atensi dan kontribusi pemerintah daerah kabupaten Jeneponto dalam pembinaan/pengembangan TKA/TPA

 

_”Jeneponto adalah satu-satunya kabupaten/kota yang paling peduli pembinaan dan pengembangan TKA/TPA_”tegas Hamka Idrus

 

Sementara itu sekretaris daerah (sekda) Syafruddin Nurdin dalam sambutan mengaku banyak bernostalgia jika menghadiri kegiatan BKPRMI

 

sekda Syafruddin Nurdin menceritakan kisahnya ketika masih menjabat sebagai kepala Puskesmas Tamalatea dan diberi amanah menjadi ketua panitia wisuda santri pertama di jeneponto

 

_”Pelaksanaan Wisuda kali ini adalah nostalgia sejarah dan jawaban atas Kerinduan Terpendam selama kurang lebih tiga bulan akibat pandemi covid-19_”ujarnya

 

diakhir sambutan mantan kepala dinas kesehatan itu mengajak dan mengingatkan agar orang tua/wali santri tetap melanjutkan pembinaan anak-anaknya secara mandiri meski telah diwisuda

 

NARASUMBER

HUMAS KOMINFO JENEPONTO

 

RED IRSAN HB

 

 

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *