Irwan Basir: Saluang Pauh bisa menjadi wadah memperkokoh tali silaturahmi tokoh masyarakat dengan warganya

  • Bagikan

SHOOTLINENEWS.COM | PADANGSaluang Pauh bisa menjadi wadah memperkokoh tali silaturahmi tokoh masyarakat dengan masyarakatnya. Malam Basaluang Pauh ini digelar di Kampuang Tanjuang Taruko Kalumbuk Kuranji, Jumat malam (15/10).

Kesenian Saluang Pauah merupakan suatu corak dan ragam budaya Pauah Kota Padang yang harus dikembangkan didalam masyarakat Pauah Kota Padang.

Musik Saluang Pauah adalah alat musik yang mengiringi nyanyian dengan lagu-lagu yang berupa cerita.

Saluang Pauh adalah sejenis alat musik tiup yang terbuat dari bambu tipis (talang). instrument ini memilki enam buah lubang nada dan merupakan alat musik tiup jenis wistle flute (mempunyai lidah), hal ini tentunya sangat berbeda dengan beberapa Saluang di Minangkabau yang cenderung termasuk jenis end blown flute (tidak mempunyai lidah).

Guna melestarikan nilai adat dan budaya Minangkabau ini, Hendri Yazid Dt Rajo Ketua LKAAM Kecamatan Kuranji menggagas acara salung Pauh yang akan dilaksanakan satu bulan sekali, yang kegiatannya akan dilaksanakan di tempat yang berbeda-beda.

Salung Pauh digawangi Zamzami, yang dibackup tukang saluangnya Afrizal Lolit Tan Mangkuto dibantu Uwan. Zamzami ini merupakan pelanjut mendiang pemain Saluang Pauh Sibur Si Rabun.

Ketua MPA KAN Pauh IX sekaligus tokoh masyarakat Kota Padang Irwan Basir Dt Rajo Alam mengapresiasi, kegiatan Saluang Pauh yang dihelat LKAAM Kecamatan Kuranji, yang sekaligus melestarikan kesenian seni tradisi Pauh, yang nyaris tergerus arus global. “Selain itu seni tradisi Saluang Pauh ini merupakan bagian dari nilai nilai kearifan lokal, yang bisa meningkatkan silaturahmi masyarakat dengan tokohnya,” ujar Irwan.

Dikatakan Irwan, keberadaan organisasi jangan jadi wadah mengadu domba dan perpecahan, akan tetapi jadikanlah organisasi sebagai menyatukan silaturahmi pengurusnya. Serta meningkatkan kesatuan persatuan semua unsur yang ada dalam nagari.

Ketua LKAAM Kecamatan Kuranji Hendri Yazid Dt Rajo Diguci mengatakan, pelestarian seni tradisi saluang Pauh ini merupakan bagian dari tugas dan pokok (Tupoksi) dari LKAAM. “Karena Tupoksi dari LKAAM tersebut merupakan melakukan pelestarian dan pembinaan tersebut nilai- nilai adat budaya agar tak Lalang dek paneh dan Lapuk dek hujan,” Pungkas Ketua LKAAM Kuranji ini.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *