Judi Tembak Ikan Tumbuh Subur Diarea Tuntungan Medan

  • Bagikan

MEDAN | SHOOTLINENEWS.COM — Permainan Judi berkedok ketangkasan meja ikan kembali menjadi sorotan publik di wilayah hukum (Wilkum) Polsek Medan Tuntungan.Tepatnya di Jalan Jamin Ginting, Lau Cih, Kecamatan Medan Tuntungan.

Jelas hasil pantauan kru media ini,pemilik usaha haram tersebut terbilang tak kenal peraturan Undang-undang yang sah berlaku di Negara ini,hingga beliau tidak takut akan sangsi jeratan pidana terbilsng sudah kebal terhadap hukum,meski wilayah Kota Medan saat ini tengah Gencar- gencarnya menerapkan Perberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat,namun tidak dengan aktivitas yang satu ini tampak lancar-lancar saja,Kamis (15/07/2021).

Tepatnya di Jalan Bunga Mayang 1, Lau Cih, Kec.Medan Tuntungan, Kota Medan, Berjarak kurang lebih seratus lima puluh meter dari jalan raya Jalan Jamin Ginting, masuk lewat gang Mie Aceh, tampak sebuah gubuk yang dijadikan lokalisasi perjudian, pada lapak ini ditemukan dua mesin meja ikan.Tampak para pemain sedang asik memainkan game ketangkasan ini yang ditunggui penjaga meja dua orang wanita muda berparas cantik, sembari para pemain memegang uang taruhan dan chif,terbilang kegiatan mereka telah mengabaikan protokol kesehatan.

Areal tersebut masih diseputaran Jalan Jamin Ginting, Wilkum Polsek Medan Tuntungan tepatnya di Depan Ayam Penyet Cinde Laras, sebuah Ruko salah satu kantor Ormas Suku Karo, juga ditemukan dua mesin judi ikan – ikan yang sudah siap menunggu para pemain.

Lebih lanjut pada titik ketiga berada diseberang jalan Jamin Ginting, tepatnya berada di depan permandian Hairos, terdapat Ruko lama yang jarang dihuni, juga ditemui dua meja ikan.

Dikonfirmasi sebelumnya Kapolda Sumatera Utara Irjen Panca Putra Simanjuntak, melalui Kabid Humas Poldasu Kombes Hadi menegaskan bahwa pihaknya akan menindak tegas segala jenis penyakit masyarakat tegasnya.

“Segala penyakit masyarakat kita tindak,Judi, Narkoba, Premanisme kata Hadi, dan menurut pihaknya penindakan tersebut tidak hanya di satu lokasi saja, melainkan diseluruh Sumatera Utara, dan info masyarakat pasti kita tindak lanjuti “,Tegasnya.

(Hermansyah)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *