Lukman Lamato MS.c: Semestinya Pihak KSOP, TPB Pelindo dan Pelindo Regional 4 Bitung dan Asosiasi Bahas KenaikanTarif OPP-OPT

  • Bagikan

BITUNG | Polemik sosial yang terjadi sampai saat ini, ditengah eksistensi buruh Pelabuhan Bitung yang nota bene berada didalam tubuh organisasi Koperasi Tenaga Kerja Bongkar Muat (KTKBM) Sejahtera Pelabuhan Bitung, mengundang banyak perhatian dari kalangan warga Kota Bitung secara khusus para buruh.

Alasan kongkritnya dimana Tarif Ongkos Pelabuhan Pertama (OPP) dan Ongkos Pelabuhan Tujuan (OPT) belum juga dinaikkan, ini justru berdampak pada situasi dan kondisi ekonomi dari rumah tangga para buruh yang ada di kota Bitung, ironisnya juga menimbulkan kesenjangan sosial.

Melihat hal tersebut, mendapatkan tanggapan dan kritikan dari Ketua Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Drs. Lukman Lamato MS.c dia mengatakan dengan nada tinggi semestinya Pihak KSOP, TPB Pelindo dan Pelindo Regional 4 Bitung dan Asosiasi yang duduk bersama-sama membahas persoalan Tarif OPP-OPT, karena sudah 5 (Lima Tahun) tidak dinaikkan tarif tersebut dan Perlu di Pertanyakan apa tugas dan fungsi Asosiasi ini dengan Pihak KSOP Bitung,”Ujar Abang Lukman

Disisi lain Pengurus Koperasi Tenaga Kerja Bongkar Muat (KTKBM) Sejahtera Pelabuhan Bitung Mas Guntur Tompoh S.Pd melalui Sekertaris Tonny Yunus SE mengatakan bahwa pada prinsipnya kami sangat mengharapkan kenaikan Tarif OPP-OPT.

Karena ini mendongkrak ekonomi dari buruh yang ada di Pelabuhan Bitung, ketika ini direalisasikan maka dengan sendirinya turut mengsejahterahkan kaum buruh yang ada dalam wadah koperasi TKBM Sejahtera Bitung,”Ujar Tonny dengan nada datar

(Syarif)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *