Menangkan Gugatan Pipit Elizar, Pengacara Puji Keputusan Hakim

  • Bagikan

Shootlinenews.com | Tanjung Karamg – Satu lagi perkara yang telah berhasil dimenangkan oleh dua pengacara muda asal lampung, Iskandar S.H dan rekan M. Anthon S.H.

Sidang gugatan atas nama Pipit Elizar dengan tergugat I.Dewi Sartika Binti Ramli
II. PT. BPR Tunas Jaya Graha
dengan nomor.35/Pdt.G/2021/PN.TJK di Pengadilan Negeri Tanjung Karang, Bandar Lampung. Rabu (24/11/2021).

Iskandar S.H dan M.Anthon selaku Kuasa hukum penggugat menjelaskan bahwa kliennya tidak pernah melakukan akad kredit pinjaman dana sebesar 130 juta kepada PT. BPR Tunas Jaya Graha dan kredit tersebut atas nama Dewi.

“Malah sebelumnya Dewi memang pinjam sertifikat klien kami dengan alasan butuh dana buat proyek akan di gadaikan dengan perorangan dengan batas waktu sebulan,” ujar Iskandar kepada awak media.

Masih sambung Iskandar, “malah ternyata Dewi mengagunkan sertifikat dan memalsukan data atas nama klien kami ke pihak perbankan,”.

Berjalannya waktu tagihan yang di pinjam atas nama Pipit Elizar mengalami kendala dan akhirnya pihak perbankan datang kerumah kediaman Pipit Elizar dengan maksud meminta tagihan dana yang sudah di pinjamnya kepada pihak Bank atas nama Dewi.

Berdasarkan hasil putusan sidang yang berlangsung pada hari Rabu, 24/09/2021, di sertai dengan bukti dan fakta-fakta persidangan serta keterangan saksi, pengadilan akhirnya mengabulkan gugatan penggugat secara keseluruhan dan menyatakan bahwa perjanjian kredit nomor :042/PK & PH/TJG/VII/2018 tanggal 23 Juli 2018 batal demi hukum dan tidak memiliki kekuatan hukum terhadap penggugat.

“Salut dengan majelis hakim yang memeriksa perkara ini karena telah memberikan keputusan yang seadil-adilnya,” tutur Iskandar di akhir wawancaranya

Tanggapan yang sama juga disampaikan oleh M. Anthon,SH. Dia menyampaikan bahwa keputusan yang diambil oleh hakim sangatlah bijaksana.

“Sangat bijaksana, supaya kedepanya pihak bank khusus nya perkreditan, memakai asas kehati harian. Asas Ke hati hatian harus diutamakan sebelum melakukan pencairan perkreditan. Adanya survei lingkungan, pemeriksaan berkas,” imbuh Anthon

Sedangkan, di tempat terpisah, kuasa hukum tergugat II  menyampaikan bahwa timnya belum bisa memberikan statment apapun terkait masalah ini.

“Kami harus koordinasikan dengan pimpinan terlebih dahulu. Besok ya tak sampaikan dari bos kantor,” sambungnya melalui sambungan telepon seluler

Atas keputusan tersebut, pengadilan memberikan sanksi hukuman kepada masing-masing tergugat sebagai berikut :

1. Menerima dan mengabulkan Gugatan Penggugat untuk seluruhnya

2. Menyatakan Tergugat I dan Tergugat II telah melakukan Perbuatan Melawan Hukum

3. Menyatakan perjanjian kredit nomor : 042/PK&PH/TJG/VII/2018 tanggal 23 Juli 2018 BATAL DEMI HUKUM dan tidak memiliki kekuatan hukum terhadap Penggugat

4. Menghukum tergugat II untuk mengembalikan Sertifikat Hak Milik (SHM) Nomor : 12174/Rjb Kel. Rajabasa berdasarkan surat ukur No. 981 / Rj.B / 2005 tanggal. 16 November 2005 dengan luas :120,- (seratus dua puluh meter persegi) atas nama pemegang hak PIPIT ELIZAR setelah putusan diucapkan

5. Memerintahkan kepada Tergugat II untuk memberikan Sertifikat hak milik (SHM) Nomor : 12174/Rjb Kel. Rajabasa berdasarkan surat ukur No. 981 / Rj.B / 2005 tanggal. 16 November 2005 dengan luas : 120,- (seratus dua puluh meter persegi) atas nama pemegang hak PIPIT ELIZAR setelah putusan diucapkan, kepada Penggugat tanpa syarat apapun

6. Menghukum kepada Tergugat I dan Tergugat II untuk mengakui kesalahannya dan meminta maaf kepada Pengugat secara resmi melalui media cetak nasional KOMPAS selama 7 (Tujuh) hari berturut-turut setengah halaman di halaman depan, media cetak Lokal Lampost selama 7 (Tujuh) hari berturut-turut setengah halaman di halaman depan serta meminta maaf melalui media elektronik Nasional (TV-ONE) durasi 30 (tiga puluh) detik, dengan jadwal tayang pukul 19.00 WIB selama 7 (Tujuh) hari berturut-turut, serta media elektronik Lokall (Radar-TV) durasi 30 (tiga puluh) detik, dengan jadwal tayang pukul 19.30 WIB, selama 7 (Tujuh) hari berturut-turut

7. Menghukum kepada Tergugat II untuk dibekukan izin usaha pembiayaan PT. BPR TUNAS JAYA GRAHA, berkedudukan di Jalan Wolter Mongonsidi Nomor 174 A Teluk Betung Utara Kota Bandar Lampung untuk jangka waktu tertentu

8. Menghukum para-tergugat untuk membayar biaya perkara. Ry

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *