Pangkoopsgab Pinang Sirih Melepas Purna Tugas Prajuritnya

  • Bagikan

Jakarta. Shootlinenews.com
Panglima Komando Operasi Gabungan (Pangkoopsgab) Pinang Sirih Brigjen TNI Susilo yang sehari-hari menjabat Asisten Operasi Kaskostrad memimpin pelepasan purna tugas prajurit dibawah komandonya bertempat di bandara Timika. Kamis (10/06/2021).

Dalam keterangan tertulis Perwira Penerangan Koopsgab Pinang Sirih Letda Chk Lubis, S.H, bahwa 33 personel dibawah pimpinan Lettu Inf Zainudin dari Taipur/Tim Cakra melaksanakan purna tugas.

Kinerja yang ditunjukkan oleh Taipur/Tim Cakra yang melaksanakan purna tugas, menurut Brigjen TNI Susilo secara umum memuaskan.

“Untuk Taipur/Tim Cakra secara umum mereka telah melaksanakan tugas dengan berhasil dengan indikator sampai hari ini tidak ada gejolak sosial di tempat mereka bertugas dan masyarakat merasa terbantu dengan keberadaan mereka,” tuturnya.

Keberhasilan itu juga ditunjukkan dengan tetap terjaganya kondisi keamanan di daerah Papua dan Taipur/Tim CAKRA Kostrad kekuatan 17 orang dipimpin Mayor Inf Sudarmin yang tergabung dalam operasi penindakan Nemangkawi di Distrik Ilaga menewaskan dua anggota KKB saat kontak tembak dengan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB). Peristiwa yang terjadi di Kampung Mayuberi, Distrik Ilaga Utara, Kabupaten Puncak, Papua, Minggu (16/5/2021) dini hari. Tak hanya itu, Satgas Nemangkawi juga telah menguasi kamp Mayuberi.

Dalam kontak senjata di Kampung Mayuberi, ada dua anggota KKB yang tewas. “Tiga orang KKB melakukan kontak tembak dengan Satgas Ops Nemangkawi pada pukul 04.12. WIT Satgas berhasil menembak tiga teroris anggota kelompok teroris Lekagak Telenggen, dengan dua teroris meninggal dunia, satu orang melarikan diri dengan kondisi tertembak,” ujar Perwira penerangan.

Selepas kontak senjata, anggota Satgas Nemangkawi melakukan penyisiran di lokasi kontak senjata, personel mengamankan beberapa barang bukti.

“Barang bukti yang diamankan oleh petugas diantaranya, 2 org KSB tewas, 1 cuk Jat mouser 7.62, 25 butir Mu 5.56, 16 butir Mu 7.62, 5 butir Mu AK 47, 17 butir selongsong 5.56, 4 butir Mu hampa 5.56, 4 butir selongsong 7.62, 2 magazen mouser, 2 HT, 1 teropong siang, 3 HP nokia, 1 HP android Samsung, 1 handset Samsung, 1 pisau pistol, 1 pisau dapur, 5 dompet, Uang tunai Rp.14.460.000, Buku Tabungan Bang Papua an. Hosea Laene, Kartu Papua Sehat, 3 KTP an. Hosea Laene, Martinus Murip dan Nolli Hangeal, 1 Kartu gereja dan1 bendera OPM.

Dengan keberhasilan tersebut, Pangkoopsgab Pinang Sirih Brigjen TNI Susilo mengajukan KPLB dan mengajukan untuk mengikuti penugasan ke luar negeri. Adapun dua personel Yonif Raider 613/Rja yang terlibat dalam penyergapan tersebut juga akan diajukan KPLB dan mengikuti Satgas Luar negeri oleh Koops Pinang Sirih. (Penkostrad).
SRI R

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *