Partai Ummat: Minta Pemkab Pasbar Bentuk Tim Lobi Jemput Dana Pusat

  • Bagikan

Pasaman Barat Shootlinnews.com – Ketua DPD Partai Ummat Pasaman Barat, Sumbar, Lili Syukri meminta Pemerintah Daerah Pasaman Barat jangan bertumpu pada APBD semata untuk membangun Pasaman Barat.

“Pemerintah Pasaman Barat harus mempunyai tim lobi dengan melibatkan stakeholder yang ada untuk menggaet dana di Kementrian. Ini yang harus ada, kita prihatin melihat Pasaman Barat saat ini,” katanya, Selasa (8/6/2021) di Simpang Empat.

“Pasaman Barat ini sangat luas, tentu untuk membangun akses – akses membutuhkan biaya yang sangat besar,” katanya,

Menurutnya untuk membangun segala sarana dan prasarana dalam mewujudkan kelancaran, baik dalam sisi kelancaran pemerintahan dan sisi perekonomian masyarakat dibutuhkan anggaran yang sangat besar.

“Jika kita hanya bertumpu dengan bermodalkan APBD saja, saya nilai ini akan sulit mewujudkan apa yang dibutuhkan oleh masyarakat saat ini, tanpa ada nya dukungan dana dari pemerintah pusat,” ucapnya.

Selain itu kata dia, selama 17 tahun Pasaman Barat berdiri, pemerintah setempat hanya bertumpu pada dan pusat pada dana alokasi umum (DAU).

Ia menjelaskan sejauh ini masih banyak akses transportasi di wilayah Pasaman Barat yang belum tersentuh pembangunan seperti Sikilang, Rura Patontang, Katiagan dan Tombang Talu.

“Bagaimana sektor perekonomian dalam pertanian bisa meningkat, jika masyarakat harus membayar mahal untuk mengangkut hasil pertanian atau perkebunan mereka,” jelasnya.

“Bisa dikatakan 70 sampai 80 persen warga Pasaman Barat adalah petani. Terbukti penyumbang devisa terbesar dari petani. Jika ini terbenahi akan berdampak baik secara keseluruhan,” sambungnya.

Kemudian Lili juga menilai dalam sektor perekonomian banyak hal yang harus dibenahi. Dalam artian pembenahan untuk menumbuh kembangkan perekonomian masyarakat.

Baginya hal tersebut sesuatu yang tak bisa ditawar lagi. Pemerintah harus fokus untuk peningkatan perekonomian masyarakat, tentu jika ini sudah meningkat maka semua nya akan sejahtera.

Lebih jauh Lili memaparkan di Pasaman Barat masih terjadi ketimpangan dan kesenjangan sosial di tengah – tengah masyarakat sangat cukup lebar. Kata dia dana bantuan yang dialokasikan pemerintah belum bisa memperpendek kesenjangan itu.

Seharusnya dana yang diperuntukkan untuk memperkecil kesenjangan sosial ini, bisa membangkitkan perekonomian masyarakat kecil. Namun fakta nya belum terakomodir dengan baik.

Misal, dana Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) sejauh ini belum terealisasi dengan cepat. Kemudian dana Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang di kelola oleh bank – bank milik pemerintah harus tepat sasaran.

“Dana – dana bantuan untuk penunjang usaha masyarakat kecil ini hendak nya jadi sorotan utama bagi pemerintah. Jika ini terelasisasi dengan cepat dan terakomodir dengan semestinya, maka akan dampak baik serta memperpendek jarak kesenjangan,” paparnya.

Lili yang pernah dua periode menjabat sebagai anggota DPRD Pasaman Barat ini tak bosan – bosannya mengharapkan pemerintah untuk lebih memperhatikan daerah – daerah yang masih tertinggal.

“Jika ingin masyarakat sejahtera maka pihak pemerintah harus memperhatikan apa – apa yang dibutuhkan masyarakat saat ini, seperti pembangunan jalan,” tutupnya.

Penulis: DolopEditor: 007
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *