Persatuan Sopir Angkot (Pesat) Kota Bitung Akan Melakukan Negosiasi Kenaikan Tarif

  • Bagikan

BITUNG | Kenaikan harga BBM jenis Pertalite membuat lesu para pengemudi angkutan kota (Angkot) di kota Bitung. Perkiraan kenaikan harga Pertalite adalah hingga 10 ribu per liter dari harga semula hanya Rp. 7.650 per liter.

Persatuan Sopir Angkot (Pesat) Kota Bitung yang diketuai Suharto Tampi (56) warga Kel. Bitung barat Dua Kec. Maesa didampingi oleh Sejumlah Sopir Angkot, akan melakukan kegiatan negosiasi dan menyampaikan Aspirasi Kenaikan Tarif Angkot, tepatnya di Stasiun. Senin (05/9/2022), Sekitar jam 10.00 Wita.

Surti salah satu sopir Angkot mengatakan, kenaikan harga BBM ini membuat para Sopir lesu, Kalau harga BBM jenis Pertalite naik, justru tarif juga naik donk,”Ucapnya

Jadi kami sangat berharap Pemerintah Kota (Pemkot) Bitung agar memperhatikan nasib Para Sopir khususnya yang ada di kota Bitung, mau bagaimana lagi nasib sopir Angkot seperti kami ini, Setiap hari harus mencari setoran Rp. 100 ribu bahkan Rp. 130 ribu sehari. Untuk tarif ongkos, satu orang dewasa Rp. 5.000 rupiah

“Setoran saja kami jarang penuh. Sekarang BBM naik lagi, Susah payah kami untuk menghidupi keluarga,”Ucap Surti

Toni seorang Ojek yang ada di Pusat Kota Bitung, juga tidak senang dengan kenaikan harga Pertalite. Menurut dia, kehidupan masyarakat sudah sangat sulit sejak Pandemi. Sekarang dengan kenaikan BBM, ia takut beban biaya hidupnya dan keluarga untuk sehari-hari kian berat.

“Sejak Pandemi, Kehidupan keluarga kami sudah sangat berat. Kalau BBM naik nanti harga-harga lain juga akan naik,”Ujar Toni

(Syarif)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *