RAPAT PARIPURNA DPRD DALAM RANGKA PENYAMPAIAN NOTA PENGANTAR RANPERDA PERTANGGUNGJAWABAN APBD 2020

  • Bagikan

SOLOK | SHOOTLINENEWS.COM — Bertempat diruang Rapat DPRD Kab. Solok, Jumat 11 juni.2021. Acara dihadiri oleh wakil Bupati Solok Jon Firman Pandu, Wakil Ketua DPRD Kab Solok Ivoni Munir dan Lucki Efendi  beserta anggota, Plh Sekda Kab. Solok Edisar, Plt Sekwan Kab. Solok Mulyadi Marcos, Dandim 0309 solok diwakili Pabung Mayor Baskir, SKPD lingkup Pemda Kab. Solok.

Wakil Bupati Solok, Jon Firman Pandu.menyampaikan bahwa laporan pertanggungjawaban pelaksanaan APBD kepada DPRD merupakan mandatory konstitusional, sebagaimana yang diamanatkan dalam UU No 17 Tahun 2003 tentang keuangan negara dan UU No 23 tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah

Pertanggungjawaban pelakasanaan APBD tahun 2020, berupa laporan keuangan yang disampaikan dalam bentuk rancangan peraturan daerah, telah disesuaikan dengan hasil audit Badan Pemeriksa keuangan Republik Indonesia ( BPK-RI ) perwakilan Prov. Sumatera Barat sehingga laporan yang disampaiakan telah memenuhi aspek normatif, kepatutan dan kewajaran.

Berdasarkan hasil pemeriksaan oleh BPK, atas laporan keuangan tahun anggaran 2020, pemerintah Kab. Solok berhasil meraih opini “ Wajar Tanpa Pengecualian ( WTP )” dan ini membuktikan bahwa dalam pengelolaan keuangan telah memenuhi standar akuntansi pemerintahan, yang didukung oleh efekktifitas pengendalian internal pemerintah daerah. Predikat WTP ini berhasil dipertahankan untuk keempat kalinya secara berturut turut

Perolehan opini WTP dari BPK bukan menjadi tujuan akhir, tetapi menjadi bagian dari proses peningkatan akuntabilitas kinerja pemerintahan. Upaya perbaikan akan terus dilakukan demi menciptakan pemerintahan yang baik, bersih dan transparan

Adapun gambaran secara umum mengenai kinerja anggaran pendapatan dan belanja daerah Kab. Solok, Pendapatan Daerah terealisasi sebesar Rp 1.139.147.681.879,33 atau sebesar 97,95 %

Adapun pendapatan daerah terdiri dari pendapatan Asli Daerah, Pendapatan Transfer, dan lain lain pendapatan Daerah yang sah

Pendapatan asli daerah yang terealisasi sebesar Rp 70.572.545.436,33 atau sebesar 92,5%

Untuk pendapatan transfer terealisasi sebesar Rp 1.006.247.096.443,00 atau sebesar 98,24%

Lain lain pendapatan daerah yang sah terealisasi sebesar Rp 62.328.040.000,00 atau sebesar 100%

Terkait balanja dan transfer dalam pertanggungjawaban APBD Kab. Solok tahun anggaran 2020 terealisasi sebesar Rp 1.134.633.302.664,80 atau sebesar 94,18%

Adapun struktur belanja dan transfer APBD terdiri dari belanja operasi, belanja modal, belanja tak terduga, transfer / bagi hasil pendapatan ke nagari dan transfer bantuan keuangan

Belanja operasi terealisasi sebesar Rp 847.838.293.017,05 atau sebesar 94,75%

Belanja modal terealisasi sebesar Rp 110.707.851.887,02 atau sebesar 87,75%

Belanja tak terduga  terealisasi sebesar Rp 25.655.513.480,00 atau sebesar 80,02%

Untuk transfer yang terdiri dari transfer/ bagi hasil pendapatan ke nagari dan bantuan transfer bantuan keuangan terealisasi sebesar Rp 150.431.644.280,75 atau sebesar 99,15%

Terhadap struktur pembiayaan daerah dapat disampaikan bahwasanya untuk penerimaan pembiayaan sebesar Rp 40.963.451.485,68 yang berasal dari Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SILPA) tahun 2019 dan pengembalian pinjaman revolving dari masyarakat selama tahun 2020

Untuk pengeluaran pembiayaan tidak ada realisasinya

Penyampaian pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Kab. Solok tahun 2020 kepada DPRD adalah bentuk progress report pengelolaan keuangan secara transparan dan akuntabel, dan sebaliknya.

Penulis: IWAN DJ | KABIRO KAB. SOLOKEditor: RANK DJAMBAK
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *