Satnarkoba Pasbar Musnahkan Barang Bukti 27 Batang Ganja

  • Bagikan

PASAMAN BARAT | SHOOTLINENEWS.COM — Satuan Reserse Narkoba Kepolisian Resor (Polres) Pasaman Barat (Pasbar) melaksanakan pemusnahan barang bukti Narkotika golongan I jenis Ganja sesuai dengan perkara dalam laporan polisi Nomo: LP/A/90/IV/2021/Sumbar/Res Pasbar tertanggal 19 April 2021.

Pemusnahan barang bukti narkotika jenis ganja dengan cara dibakar pada tong besi dilaksanakan di halaman kantor Satres Narkoba Polres Pasbar, Rabu (28/4/2021) dipimpin langsung oleh Kepala Satuan (Kasat) Reserse Narkoba, Iptu Eriyanto yang turut serta Kepala Badan Narkotika Nasional Kabupaten Pasaman Barat, Ketua Pengadilan Negeri Pasaman Barat, Kepala Kejaksaan Negeri Pasaman Barat, Kepala Badan Narkotika Nasional Kabupaten Pasaman Barat, penasehat hukum, Fadhil Mustafa, dan jajaran satres narkoba lainnya.

Disampaikan, pemusnahan ini sesuai dengan surat perintah pemusnahan benda sitaan atau barang bukti Nomor: Sp.Musnah /19.e /IV/RES.4.2./2021, Tanggal 22 April 2021.

“Pemusnahan barang bukti berupa narkotika golongan I dalam bentuk tanaman jenis ganja ini sebanyak 27 batang dengan cara dibakar,” kata Eriyanto, Rabu.

Barang bukti kasus Narkoba ini terjadi pada Senin (19/4/2021) lalu dengan lokasi penangkapan di Plasma Tiga, Jorong Bukit Nilam, Nagari Aua Kuniang, Kecamatan Pasaman, Kabupaten Pasaman Barat yang dilakukan oleh tersangka S alias Suhu.

Suhu ditangkap berawal dari laporan masyarakat tentang adanya dugaan tanaman ganja di Plasma 3 Jorong Bukit Nilam, Nagari Aua Kuning, Kecamatan Pasaman yang kemudian dilakukan penyelidikan oleh jajaran satres narkoba pada Senin (19/4/2021) sekitar pukul 16.30 WIB.

Setelah dipastikan dugaan tersebut benar, tim langsung melakukan penyiapan yang dipimpin langsung oleh Kasat Narkoba Iptu Eriyanto.

Namun, selain itu juga ditemukan lima batang diduga tanaman ganja di polibag empat paket kecil narkotika jenis sabu yang dibungkus menggunakan plastik warna bening, satu set alat hisap sabu, dan satu unit telepon genggam.

“Tersangka dijerat pasal 114 ayat (2) jo Pasal 111 ayat (2) dan pasal 112 ayat (1) Undang-undang Nomor 35 tahun 2009,” pungkasnya.

Penulis: DIFEditor: RANK DJAMBAK
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *