Soeharto Bukan Pemimpin Otoriter, Melainkan Tegas

  • Bagikan

JAKARTA | Ketua Umum Partai Swara Rakyat Indonesia (Parsindo) Jusuf Rizal menilai, Presiden ke-2 RI, Soeharto bukanlah pemimpin yang otoriter, melainkan tegas.

“Saya tidak menyebutkan sebagai otoriter sebenarnya, tegas dan berpihak kepada kepentingan yang lebih besar,” kata Rizal kepada Info Indonesia dalam perjumpaan di DPP Parsindo, Jalan Antasari, Jakarta Selatan, Rabu (21/9/2022).

Rizal menyebut salah satu hal yang lekat dengan era Soeharto, yakni petrus. Menurutnya, penembakan misterius (petrus) sangat efektif untuk menekan angka kriminalitas.

“Petrus itu efektif kenapa? Penjahat tiarap semua. Tidak ada lagi masyarakat yang ragu malam-malam ibu-ibu jalan, kalau sekarang dibegal,” jelasnya.

“Misalnya contoh, ada satu orang yang ingin merusak, memprovokasi dan ingin merusak lebih banyak anda pilih mana? Satu orang dibumihanguskan atau semua menderita? Lebih baik membuang satu orang,” sambungnya.

Kendati begitu, Rizal tidak ingin petrus itu hidup kembali. Namun, para pihak keamanan dengan bantuan masyarakat harus bertindak secara tegas terhadap tindakan kejahatan.

“Kalau bisa kita harus melakukan langkah-langkah tegas terhadap orang yang melanggar hukum, Itu yang dilakukan, caranya bagaimana itu tergantung kebijakan pada penguasa,” katanya.

Dia mengatakan, sikap tegas saat ini sangat diperlukan. Bahkan, Rizal menyebutkan bahwa sikap tegas itu akan berdampak baik pada kestabilan keamanan di Tanah Air.

“Sikap tegas yang membuat stabilitas keamanan itu harus dilakukan,” pungkasnya.

RLS

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *