Tim Elang Resmob Polres Simeulue Tangkap Bandar Sceter dan Pembelinya

  • Bagikan

SIMEULUE | SHOOTLINENEWS.COM — Bukannya mencari amal ibadah dan pahala di bulan Ramadhan, malahan kedua pelaku kejahatan Bandar Judi CHip Domino online atau tenar disebut Sceter Big Win, Mega Win & Super Win, terus melakukan transaksinya.

Permainan atau game Sceter Big Win tersebut telah membuat resah dan geram bagi para orang tua, termasuk Tokoh agama, ulama, tokoh adat dan warga sekitar di kota Sinabang.

Padahal, telah dilarang, bahkan semakin menjadi walaupun di bulan Suci Ramadhan, ungkap Kapolres Simeulue AKBP, Agung Surya Prabowo, S.I.K., melalui Kasat Reskrim IPTU Muhammad Rizal, S.E., S.H., Kamis, (29/4/2021)

Menanggapi hal itu, Team Elang Resmob dari Sat Reskrim Polres Simeulue yang dipimpin langsung oleh Kasat Reskrim IPTU, Muhammad Rizal, S.E., S.H melakukan Penyusupan and pengintaian terhadap aksi tersebut.

Target sasaran pun berhasil di ringkus yakni seorang Bandar Judi Sceter berinisal FN(24th) dan seorang pembelinya berinisal HE(43th), kedua tersangka juga merupakan warga Kota Sinabang, kata Iptu Muhammad Rizal.

Saat diringkus, mereka tidak ada melakukan perlawanan dan mengakui akan kesalahannya, bahwa Judi Online khususnya di Aceh dilarang dan melanggar Qanun syariah islam yang ada.

Padahal, Tambah Kasat Reskrim Polres Simeulue, sebelum-sebelumnya sudah dilakukan penyisiran, namun masih saja ada yang Nakal, nekat ingin mengotori Kabupaten Simeulue dengan menjual Judi CHIP online.

Kedua tersangka berhasil diringkus oleh anggota kami dari Team Elang Resmob, sekira pukul 01.30 Wib saat mereka sedang melakukan transaksi Jual Beli CHIP Hing Domino online di Pinggir Jalan Depan Warung Kopi “BIT” Desa Ameria Bahagia Kecamatan Simeulue Timur Kabupaten Simeulue.

Kini kedua tersangka beserta barang bukti berupa Uang tunai sebesar Rp. 755.000,- dari hasil penjualan Chip Higgs Domino, Kemudian 1 (satu) unit Handphone merk Vivo V17 warna hitam dan 1 (satu) unit handphone merk Oppo warna merah yang digunakan untuk transaksi jual beli CHIP telah diamankan di Mapolres Simeulue guna dimintai keterangan lebih lanjut.

“Terhadap kedua pelaku, sudah dikembalikan kepada keluarganya masing-masing dan wajib Lapor ke Mapolres Simeulue, namun proses hukum tetap dilanjutkan sesuai dengan Pasal 20 Jo pasal 18 Jo pasal 6 ayat 1 Qanun Aceh Nomor 6 tahun 2014 tentang hukum jinayat,” pungkas Kasat mengakhiri.

Penulis: PAKAR | DEWAN REDAKSIEditor: EBP
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *