BERITA  

Bersama PT Japfa Comfeed dan Dinas Peternakan Sumbar, Kalapas Ronaldo Devinci Talesa Bangun Pembinaan Produktif di Lapas Padang

LAPAS II A PADANG | Pembinaan warga binaan di Lapas Kelas IIA Padang (Lapas Muaro Padang) terus diarahkan pada kegiatan yang memberikan keterampilan nyata. Kalapas Ronaldo Devinci Talesa, A.Md.IP., S.H., M.H., bersama mitra menerima bantuan 200 DOC ayam petelur dan dua karung pakan dari PT Japfa Comfeed Indonesia melalui program CSR.

Kegiatan tersebut berlangsung di lingkungan Lapas Kelas IIA Padang, Kota Padang, dengan melibatkan pihak Lapas, PT Japfa Comfeed Indonesia serta Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Sumatera Barat.

Bantuan itu menjadi dukungan konkret bagi kegiatan pembinaan kemandirian. Warga binaan diperkenalkan dengan kegiatan peternakan yang membutuhkan ketelitian, kedisiplinan serta rasa tanggung jawab dalam setiap proses pemeliharaan.

Kalapas Ronaldo Devinci Talesa tampak berinteraksi langsung dalam kegiatan penyerahan bantuan. Kehadirannya menunjukkan perhatian jajaran Lapas terhadap program pembinaan yang tidak hanya bersifat administratif, tetapi menyentuh keterampilan praktis warga binaan.

PT Japfa Comfeed Indonesia memberikan dukungan melalui program CSR berupa ayam petelur dan pakan. Bantuan tersebut diharapkan dapat menjadi modal awal untuk menjalankan dan mengembangkan kegiatan peternakan di dalam lingkungan Lapas.

Dukungan dari Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Sumatera Barat juga menjadi bagian penting dalam kegiatan tersebut. Dengan adanya sinergi tersebut, program peternakan diharapkan dapat berjalan lebih terarah dan sesuai dengan kebutuhan pemeliharaan ternak.

Kegiatan ini sekaligus memperlihatkan wajah pemasyarakatan yang mengedepankan pembinaan. Warga binaan diberikan ruang untuk belajar dan mengembangkan kemampuan sehingga memiliki pengalaman yang dapat dibawa ketika nantinya kembali ke lingkungan keluarga.

Sebanyak 200 DOC ayam petelur yang diterima menjadi aset pembinaan yang perlu dirawat dan dikembangkan. Dua karung pakan yang ikut diberikan menjadi penunjang awal bagi keberlangsungan pemeliharaan ayam tersebut.

Kalapas Ronaldo bersama jajarannya memiliki tantangan berikutnya untuk memastikan program tersebut berkelanjutan. Dengan pengelolaan yang baik, kegiatan peternakan bukan hanya menjadi aktivitas pembinaan, tetapi juga dapat menjadi media pendidikan kerja bagi warga binaan.

Sinergi Lapas Kelas IIA Padang bersama PT Japfa Comfeed Indonesia dan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Sumatera Barat menunjukkan bahwa pembinaan warga binaan membutuhkan kepedulian banyak pihak. Dari kegiatan sederhana di lingkungan Lapas Muaro Padang, diharapkan lahir keterampilan, kedisiplinan dan semangat kemandirian yang menjadi bekal warga binaan menghadapi kehidupan setelah bebas.

Katim RMO Group | Wyndoee

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *