BERITA  

E-Voting Perdana Pasbar Lancar Tanpa Kendala, Bupati Yulianto: Masyarakat Siap Transformasi Digital

Pasaman Barat, shootlinenews.com –

Pemilihan Wali Nagari (Pilwana) berbasis elektronik atau e-voting perdana di Kabupaten Pasaman Barat berjalan lancar, aman dan tanpa kendala teknis.

Kepastian itu disampaikan setelah Bupati Pasaman Barat Yulianto melakukan peninjauan langsung ke sejumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) pada hari pertama pelaksanaan, Kamis (17/9/2026).

Turut mendampingi Wakil Bupati M. Ihpan, Sekretaris Daerah Doddy San Ismail, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), TNI-Polri serta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.

Rombongan meninjau pelaksanaan Pilwana di dua kecamatan, yakni Kecamatan Lembah Melintang dan Kecamatan Sungai Beremas, untuk memastikan kesiapan sarana prasarana, keandalan sistem e-voting serta partisipasi masyarakat.

Di Kecamatan Lembah Melintang, peninjauan diawali di Nagari Ujung Gading Induk, tepatnya di TPS 04 Jorong Pasar Lama dengan jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) 384 pemilih dan TPS 12 dengan DPT 546 pemilih.

Usai memastikan pemungutan suara di Ujung Gading berjalan kondusif, rombongan melanjutkan pemantauan ke Kecamatan Sungai Beremas. Dari 47 TPS yang tersebar di kecamatan tersebut, seluruh proses dilaporkan lancar tanpa gangguan sinyal maupun pemadaman listrik.

Bupati Pasaman Barat Yulianto mengapresiasi panitia, pengawas, tokoh adat dan masyarakat yang telah menjaga kondusivitas Pilwana.

“Atas nama pemerintah daerah, kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh panitia, angku-angku, niniak mamak, tokoh masyarakat, dan seluruh warga. Hari ini kita melihat pelaksanaan e-voting berjalan sukses. Ini hendaknya menjadi contoh dan pedoman bagi nagari-nagari berikutnya,” ujar Yulianto.

Menurutnya, kelancaran e-voting membuktikan kesiapan masyarakat Pasbar menerima pemanfaatan teknologi untuk demokrasi di tingkat nagari.

“Dari pantauan kita dan laporan camat, 47 TPS di Sungai Beremas seluruhnya berjalan lancar dan tidak mengalami kendala. Ini membuktikan masyarakat kita siap menerima transformasi teknologi untuk mendukung demokrasi yang lebih baik,” katanya.

Yulianto menegaskan, kehadiran wali nagari definitif sangat penting untuk memperkuat tata kelola pemerintahan dan optimalisasi pelayanan publik.

“Siapa pun yang terpilih nantinya merupakan amanah dari masyarakat. Pemerintah daerah merasakan ketika nagari dipimpin pejabat sementara, pelayanan belum dapat berjalan maksimal. Dengan adanya pejabat definitif, kita berharap pelayanan publik semakin optimal,” jelasnya.

Pelaksanaan e-voting yang sebelumnya sempat menjadi perhatian terkait pasokan listrik dan pemahaman teknis masyarakat terpantau stabil. Sistem elektronik juga mendukung rekapitulasi data secara cepat, akurat dan transparan.

Pilwana e-voting ini menjadi langkah awal Pemkab Pasaman Barat dalam mendorong modernisasi demokrasi di tingkat nagari.(IT)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *