PADANG PARIAMAN | Sebanyak 80 mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Syekh Burhanuddin Pariaman resmi menyandang gelar sarjana dalam Wisuda Sarjana ke-XXXV Tahun Akademik 2025/2026 di Pangeran Beach Hotel, Kamis (24/9/2026). Momentum akademik tersebut tidak hanya menjadi penanda keberhasilan menyelesaikan pendidikan tinggi, tetapi juga awal tanggung jawab baru bagi para lulusan untuk mengamalkan ilmu dan meningkatkan kualitas diri di tengah masyarakat.
Dari 80 wisudawan dan wisudawati, sebanyak 47 orang merupakan lulusan Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI), sedangkan 33 lainnya berasal dari Program Studi Pendidikan Agama Islam Anak Usia Dini (PAI AUD). Bupati Padang Pariaman John Kenedy Azis yang hadir sekaligus memberikan amanat menyampaikan selamat kepada seluruh lulusan. Ia mengingatkan bahwa ijazah dan gelar akademik harus menjadi modal untuk terus berkembang, bukan alasan untuk berhenti belajar.
“Jangan berhenti belajar. Di zaman sekarang, kalau kita tidak mampu memberikan kualitas terbaik dibandingkan orang lain, kita akan kalah bersaing, apalagi di dunia pekerjaan,” pesan John Kenedy Azis. Menurutnya, perubahan zaman dan ketatnya persaingan dunia kerja menuntut setiap lulusan memiliki kompetensi, kemampuan beradaptasi, serta kemauan memperbarui pengetahuan. Gelar sarjana harus dibuktikan melalui kualitas kerja dan kontribusi nyata.
Bupati juga mendorong STIT Syekh Burhanuddin Pariaman terus meningkatkan mutu pendidikan dan kualitas tenaga pendidik. Ia menilai kualitas lembaga pendidikan memiliki hubungan erat dengan peningkatan taraf kehidupan masyarakat. Karena itu, penguatan kualitas dosen, proses pembelajaran, dan kemampuan lulusan menjadi pekerjaan penting agar perguruan tinggi mampu melahirkan sumber daya manusia yang kompeten dan siap menghadapi tantangan masa depan.
Dalam kesempatan tersebut, John Kenedy Azis turut menyerahkan secara simbolis beasiswa dari Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman bersama Baznas Padang Pariaman kepada 20 penerima di lingkungan STIT Syekh Burhanuddin. Selain itu, dilakukan penyerahan piagam penghargaan serta buku hasil karya Prof. Dr. Duski Samad bersama 15 penulis. Dukungan beasiswa tersebut menjadi bagian dari upaya membuka kesempatan pendidikan sekaligus mendorong mahasiswa untuk terus mengembangkan potensi akademiknya.
Ketua STIT Syekh Burhanuddin Pariaman, Dr. Neni Triana, M.Pd., menyampaikan selamat kepada seluruh wisudawan dan berharap ilmu yang diperoleh selama perkuliahan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat. Ia juga mendorong para lulusan agar tidak berhenti mengembangkan kemampuan, terus meraih prestasi, serta berani melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi maupun memasuki dunia kerja dengan bekal kompetensi yang dimiliki.
Bupati hadir didampingi Staf Ahli Bidang Sosial, Budaya dan Sumber Daya Manusia Syafrion serta Asisten Administrasi Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Rudy Rahmat. Kehadirannya disambut Ketua STIT Syekh Burhanuddin Dr. Neni Triana dan Ketua Yayasan Islamic Center Syekh Burhanuddin Prof. Dr. Duski Samad beserta jajaran pimpinan. Wisuda ke-XXXV ini menjadi awal perjalanan 80 sarjana untuk membuktikan bahwa pendidikan bukan sekadar gelar, melainkan bekal pengabdian, peningkatan kualitas hidup, dan kontribusi nyata bagi kemajuan masyarakat.
Wyndoee













