Craftive Tanah Datar Jadi Panggung UMKM Kreatif, Kadis Parpora Tegaskan Program “Makan Rendang” Terus Diperkuat

  • Bagikan

Batusangkar, Shootlinenews — Puluhan brand kriya lokal memadati ajang “Craftive Tanah Datar” dalam kegiatan Karya Kriya II yang digelar di Lapangan Cindua Mato, Batusangkar, 7–9 Mei 2026. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ruang promosi produk unggulan daerah, tetapi juga momentum penguatan ekonomi kreatif melalui dukungan program pemerintah daerah bagi pelaku UMKM dan Industri Kecil Menengah (IKM).

Bupati Tanah Datar Eka Putra melalui Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Parpora) Inhenri Abas menegaskan, Pemerintah Kabupaten Tanah Datar berkomitmen menjadikan sektor kriya dan IKM sebagai tulang punggung ekonomi daerah.

“Pemda terus mendorong peningkatan kualitas SDM dan produk UMKM melalui pelatihan desain, standarisasi produk hingga penguatan pemasaran digital agar produk kriya Tanah Datar mampu naik kelas dan bersaing di pasar nasional maupun internasional,” ujar Inhenri Abas saat membuka kegiatan, Kamis (7/5/2026).

Ia mengatakan, dukungan pemerintah daerah terhadap pelaku usaha tidak hanya melalui promosi kegiatan, tetapi juga lewat Program Makan Rendang yang masih terus dilanjutkan sebagai bantuan permodalan bagi masyarakat pelaku usaha.

Selain itu, melalui Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian, pemerintah daerah juga memfasilitasi sertifikasi halal, hak kekayaan intelektual (HKI), serta legalitas merek produk untuk mendukung daya saing IKM lokal.

“Pemerintah daerah ingin setiap produk memiliki kualitas, identitas dan nilai jual yang kuat. Karena itu, generasi muda juga harus dilibatkan melalui kreativitas dan pemanfaatan teknologi digital sebagai motor penggerak ekonomi kreatif daerah,” tambahnya.

Ketua Harian Dekranasda Tanah Datar, Nusyirwan, menyebut Karya Kriya II menjadi etalase berbagai produk unggulan daerah mulai dari tenun, songket, anyaman, kuliner khas hingga produk inovatif karya anak muda.

Menurutnya, kegiatan tersebut membuktikan UMKM Tanah Datar terus tumbuh dan mampu bersaing di tengah perkembangan industri kreatif.

“Kegiatan ini bukan sekadar bazar, tetapi ruang memperkuat identitas budaya sekaligus membangun jejaring pemasaran bagi pelaku usaha kriya lokal,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Susanti Maria Siska mengatakan kegiatan Craftive Tanah Datar diikuti sekitar 20 brand usaha kriya lokal dan diramaikan berbagai agenda pendukung seperti pameran lukisan di Gedung Dekranasda Tanah Datar, lomba mewarnai dan melukis tingkat TK hingga SLTP, serta hiburan masyarakat.

“Kami berharap kegiatan ini mampu menumbuhkan semangat generasi muda untuk terus berkarya dan mencintai produk lokal Tanah Datar,” katanya.

Melalui kegiatan tersebut, Pemkab Tanah Datar berharap produk kriya lokal semakin dikenal luas dan mampu menembus pasar yang lebih besar melalui penguatan promosi berbasis digital dan marketplace.

(**)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *