POLRES PASAMAN | Kepedulian terhadap kondisi kesehatan masyarakat kembali ditunjukkan jajaran Kepolisian Resor Pasaman bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Di tengah kondisi kabut asap yang berdampak terhadap aktivitas warga, sebanyak 2.500 masker dibagikan secara langsung kepada pengendara dan masyarakat di kawasan Jalan Jenderal Sudirman serta Pasar Lubuk Sikaping, Pasaman, pada Kamis, 17 September 2026.
Langkah tersebut tidak sekadar menjadi kegiatan pembagian alat pelindung pernapasan. Di balik ribuan masker yang diserahkan kepada masyarakat, terdapat pesan penting agar warga tidak mengabaikan kesehatan ketika harus beraktivitas di tengah kualitas udara yang terganggu akibat kabut asap.
Kegiatan dipimpin Wakil Bupati Pasaman H. Parulian Dalimunthe bersama Kapolres Pasaman AKBP Adirawa Permana Anggawisastra, S.I.K., Sekretaris Daerah Kabupaten Pasaman Yudesri, S.IP., M.Si., Kajari Pasaman Hendi Arifin, S.H., M.H., serta sejumlah unsur terkait. Kehadiran bersama tersebut memperlihatkan bahwa perlindungan masyarakat membutuhkan sinergi lintas sektor, terutama ketika kondisi lingkungan berpotensi memengaruhi kesehatan dan keselamatan warga.
Kapolres Pasaman AKBP Adirawa Permana Anggawisastra mengatakan, jajaran kepolisian bersama Forkopimda memilih bergerak langsung ke tengah masyarakat agar pesan perlindungan kesehatan dapat diterima secara nyata. Menurutnya, penggunaan masker menjadi salah satu langkah sederhana yang dapat dilakukan masyarakat ketika harus berada di luar rumah selama kondisi udara belum sepenuhnya membaik.
“Di tengah kabut asap saat ini, kami bergerak cepat membagikan masker dan memberikan edukasi agar masyarakat tetap menjaga kesehatan dengan memakai masker,” ujar AKBP Adirawa Permana.
Pembagian dilakukan dengan menyambangi pengendara roda dua maupun roda empat yang melintas. Petugas juga berinteraksi dengan masyarakat di kawasan pasar, sekaligus menyampaikan imbauan agar warga memperhatikan kondisi kesehatan dan mempertimbangkan kembali aktivitas di luar ruangan apabila memang tidak memiliki kepentingan mendesak.
Kapolres juga mengingatkan bahwa persoalan kabut asap tidak hanya berkaitan dengan kesehatan. Kondisi udara yang berkabut dapat mengurangi jarak pandang dan berpotensi memengaruhi keselamatan pengguna jalan. Karena itu, masyarakat yang tetap harus melakukan perjalanan diminta meningkatkan kewaspadaan, mengurangi kecepatan kendaraan, menjaga jarak aman, serta menggunakan lampu kendaraan sesuai kondisi di lapangan.
“Kita juga memberikan edukasi kepada pengendara agar menjaga kesehatan, membatasi aktivitas di luar rumah apabila tidak diperlukan, serta menggunakan masker ketika harus beraktivitas di luar ruangan,” katanya.
Bagi Polres Pasaman, kehadiran personel di tengah situasi seperti ini merupakan bagian dari pelayanan kepolisian yang tidak berhenti pada persoalan keamanan dan ketertiban. Polri juga memiliki ruang pengabdian yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat, termasuk memberikan edukasi, mengingatkan keselamatan berlalu lintas, serta membantu warga menghadapi situasi lingkungan yang dapat mengganggu aktivitas sehari-hari.
“Utamakan keselamatan selama perjalanan. Kami mengimbau masyarakat agar tetap waspada dan mengikuti anjuran kesehatan selama kondisi kabut asap berlangsung,” pesan Kapolres.
AKBP Adirawa Permana menegaskan bahwa jajaran Polres Pasaman akan terus berupaya hadir memberikan rasa aman, nyaman, perlindungan, dan pelayanan kepada masyarakat. Pembagian 2.500 masker menjadi salah satu bentuk nyata kepedulian tersebut, sekaligus pengingat bahwa keselamatan dan kesehatan warga merupakan bagian penting dari pengabdian kepolisian. Semangat Polri untuk masyarakat diharapkan terus hadir melalui tindakan nyata, komunikasi yang humanis, dan pelayanan yang menyentuh langsung kebutuhan warga.
Katim RMO Group | Wyndoee














