SHOOTLINENEWS. COM |
MAGELANG – Aksi Kamisan Magelang yang digelar kelompok SANGKAR (Solidaritas Perjuangan untuk Keadilan Rakyat) di depan kawasan Candi Borobudur, Kabupaten Magelang, berlangsung aman, tertib dan kondusif, Kamis (24/9/2026).
Aksi yang dimulai sekitar pukul 16.25 WIB tersebut diikuti sekitar 22 peserta dari sejumlah komunitas dan organisasi, di antaranya Komunitas Ruang Juang Magelang, FMBB (Forum Masyarakat Borobudur Bersatu), SKMB (Sentra Kerajinan dan Makanan Borobudur), serta mahasiswa Untidar.
Sejumlah aspirasi disampaikan melalui pemasangan banner dan poster, pembacaan puisi dan syair, serta orasi. Materi yang dibawa peserta antara lain berkaitan dengan isu Borobudur, penolakan penambangan di Desa Sambeng, persoalan pengelolaan kawasan Borobudur, pemasangan chattra, hingga tuntutan pembebasan sejumlah pihak yang disebut dalam materi aksi.
Meski membawa sejumlah isu dan kritik, seluruh rangkaian kegiatan berlangsung tertib. Peserta juga melakukan kegiatan simbolik berupa saling berangkulan dan menyanyikan lagu “Buruh Tani”.
Kapolresta Magelang Kombes Pol Edy Bagus Sumantri, S.I.K., mengapresiasi seluruh pihak yang turut menjaga situasi selama kegiatan berlangsung.
“Kami mengapresiasi seluruh peserta aksi, koordinator, petugas pengamanan, pengelola kawasan, serta semua pihak yang telah bersama-sama menjaga kegiatan berjalan aman, tertib dan kondusif. Penyampaian aspirasi merupakan bagian dari kehidupan demokrasi, dan yang terpenting adalah seluruh pihak dapat saling menghormati serta menjaga ketertiban bersama,” kata Kapolresta Magelang.
Menurutnya, perbedaan pandangan dan aspirasi merupakan hal yang dapat disampaikan secara terbuka. Namun, kebebasan tersebut perlu berjalan beriringan dengan tanggung jawab untuk menghormati hak masyarakat lainnya serta menjaga keamanan dan ketertiban umum. (Polda Kalsel)
“Kami berharap situasi yang kondusif seperti ini dapat terus dipertahankan. Mari kita sama-sama menjaga ruang publik agar tetap aman, sehingga masyarakat dapat beraktivitas dengan nyaman dan aspirasi dapat disampaikan secara tertib,” ujarnya.
Kapolresta juga menyampaikan terima kasih kepada peserta aksi yang telah menjaga ketertiban selama kegiatan, serta kepada personel pengamanan dan seluruh pihak yang terlibat dalam pengamanan kegiatan.
“Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah menunjukkan kedewasaan dalam menyampaikan maupun mengawal aspirasi. Semua dapat saling menjaga, saling menghormati dan bersama-sama menciptakan situasi yang aman,” imbuhnya.
Sekitar pukul 18.15 WIB, seluruh peserta aksi membubarkan diri secara tertib. Tidak terdapat kejadian menonjol maupun tindakan anarkis selama kegiatan berlangsung.
Situasi di sekitar kawasan Candi Borobudur setelah kegiatan kembali berjalan normal dan tetap kondusif.
Red-Spyd














