Angin Kencang Picu Api Cepat Membesar, Kebakaran Lahan Tebu di Lebo Batang Berhasil Dipadamkan

SHOOTLINENEWS. COM |
BATANG – Kebakaran melanda sebuah lahan tanaman tebu di Dukuh Karanganyar, Desa Lebo, Kecamatan Gringsing, Kabupaten Batang, pada Senin (3/8/2026) siang sekitar pukul 13.00 WIB. Api diduga dipicu oleh buangan puntung rokok sembarangan dari pengguna jalan yang melintas.

Lahan bengkok milik Desa Krengseng yang dikelola oleh Sukardi (65) tersebut mendadak mengeluarkan kepulan asap tebal. Saksi mata di lokasi, Subiyanto (50), mengaku sempat melihat kobaran api kecil dan berusaha memadamkannya. Namun, hembusan angin yang cukup kencang membuat kobaran api dengan cepat membesar dan meluas.

Melihat kondisi tersebut, Subiyanto segera mengabarkan perangkat Desa Lebo, Avik Nadhiro (43), yang kemudian meneruskan laporan tersebut ke Polsek Gringsing dan dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) setempat.

Sebelum armada pemadam kebakaran tiba di lokasi kejadian, anggota Polsek Gringsing bersama warga sekitar bergerak cepat bergotong-royong memadamkan api menggunakan alat seadanya demi mencegah kobaran api merembet lebih luas.

Kapolresta Batang, Kombes Pol Warsono, S.H., S.I.K., M.H., CPHN., CBA., membenarkan insiden tersebut. Pihaknya memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.

“Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Dari total luas lahan sekitiar 1 hektar, area tanaman tebu yang terdampak kebakaran diperkirakan mencapai 1.000 meter persegi,” terang Kombes Pol Warsono.

Pihak kepolisian yang tiba di lokasi langsung melakukan serangkaian tindakan, mulai dari mendatangi TKP, mencatat saksi-saksi, hingga membantu proses pemadaman.

Dugaan sementara, kebakaran tersebut disebabkan oleh adanya kelalaian pengguna jalan yang membuang puntung rokok yang masih menyala secara sembarangan di sekitar area lahan tebu yang mengering. Kepolisian pun mengimbau kepada masyarakat dan para pengguna jalan untuk lebih berhati-hati dan tidak membuang puntung rokok sembarangan, terlebih di area yang rawan terbakar.(Humas Polresta Batang).

Red-Spyd