BERITA  

Banjir Bandang Disusul Longsor Tutup Badan Jalan, Iptu Akbar Kharisma Tanjung Tegaskan Akses Solok–Padang Putus Total

SATLANTAS POLRES SOLOK | Jalur utama Solok–Padang mendadak berubah menjadi titik rawan perjalanan setelah banjir bandang menerjang pada Senin malam, 21 September 2026. Tak berselang lama, material longsor ikut menutup badan jalan hingga membuat akses Solok–Padang putus total, memaksa kendaraan dari kedua arah menghentikan perjalanan demi keselamatan.

Kasat Lantas Polres Solok Iptu Akbar Kharisma Tanjung menyampaikan, banjir bandang terjadi sekitar pukul 20.00 WIB. Sekitar 30 menit kemudian, material longsor dan sisa material banjir menutup badan jalan. Situasi tersebut menyebabkan kendaraan dari arah Solok menuju Padang maupun sebaliknya tidak dapat melintas sama sekali.

Kondisi putus total itu menjadi perhatian jajaran Satlantas Polres Solok. Di tengah situasi yang belum sepenuhnya aman, pemantauan dilakukan bersama instansi terkait untuk memastikan perkembangan kondisi jalan sekaligus mencegah pengguna kendaraan mengambil risiko dengan menerobos kawasan yang tertutup material banjir dan longsor.

“Akibat kejadian tersebut, akses transportasi dari Padang menuju Solok maupun sebaliknya terputus. Material longsor dan banjir menutupi badan jalan sehingga kendaraan untuk sementara tidak dapat melintas di jalur tersebut,” jelas Iptu Akbar Kharisma Tanjung.

Bagi masyarakat yang sudah merencanakan perjalanan Solok–Padang maupun arah sebaliknya, kondisi ini menjadi perhatian penting. Kasat Lantas Polres Solok Iptu Akbar Kharisma Tanjung mengimbau pengendara tidak memaksakan diri melewati titik bencana dan menyarankan menggunakan jalur alternatif melalui Padang Panjang hingga kondisi jalur utama memungkinkan untuk dilalui kembali.

Kewaspadaan juga diminta ditingkatkan karena cuaca masih berpotensi memicu gangguan perjalanan dan bencana hidrometeorologi susulan. Pengendara diminta mengikuti arahan petugas di lapangan, tidak berhenti atau berkendara sembarangan di sekitar kawasan terdampak, serta mencari informasi terbaru sebelum memutuskan melanjutkan perjalanan.

Bagi kepolisian, penanganan situasi bukan semata soal mengurai arus kendaraan, tetapi memastikan masyarakat tidak menjadi korban akibat memaksakan perjalanan di tengah kondisi alam yang belum bersahabat. Karena itu, Iptu Akbar Kharisma Tanjung kembali mengingatkan pengguna jalan agar mengutamakan keselamatan, mematuhi petunjuk petugas dan memilih jalur alternatif selama akses Solok–Padang masih putus total.

Katim RMO Group | Wyndoee

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *