SHOOTLINENEWS. COM |
BATANG – Polres Batang, Menjelang hiruk pikuk arus mudik Hari Raya Idul Fitri 1447 H, Satlantas Polres Batang melakukan langkah strategis yang menyentuh akar rumput. Melalui program “Desiminasi Guru” dalam rangka Operasi Keselamatan Candi 2026, kepolisian menggandeng para pendidik untuk menjadi garda terdepan dalam menyebarkan virus sadar lalu lintas.Selasa (10/02/2026).
Pemandangan berbeda terlihat pada Selasa (10/02/2026). Tanpa sekat formalitas yang kaku, personel Polres Batang tampak duduk bersila di atas karpet merah bersama sejumlah guru. Diskusi mengalir hangat, membahas poin-poin penting mengenai keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas).
Pemilihan guru sebagai mitra desiminasi bukanlah tanpa alasan. Guru dinilai memiliki pengaruh besar sebagai figur teladan yang mampu mentransfer nilai-nilai positif, baik kepada siswa maupun wali murid.
“Kami mengedepankan sisi edukatif. Guru adalah penyambung lidah yang efektif. Jika pesan keselamatan ini disampaikan melalui institusi pendidikan, kami yakin kesadaran masyarakat akan tumbuh dari dalam, bukan sekadar karena takut ditilang,” ujar Iptu Reno Kanit Satlantas Polres Batang di lokasi kegiatan.
Fokus utama dari desiminasi ini adalah menciptakan situasi jalan raya yang kondusif menyambut Lebaran 2026. Beberapa poin utama yang ditekankan antara lain:
Edukasi Berjenjang: Pesan keselamatan diteruskan dari guru ke siswa, lalu ke lingkungan keluarga.
Kesiapan Fisik dan Kendaraan: Mengingatkan pentingnya pengecekan kendaraan sebelum perjalanan jauh.
Kesadaran Kolektif: Membangun budaya malu melanggar aturan lalu lintas.
Dengan langkah preventif ini, Polres Batang optimis angka kecelakaan lalu lintas di wilayah hukumnya dapat ditekan secara signifikan. Harapannya, tradisi pulang kampung tahun ini dapat berjalan dengan aman, nyaman, dan penuh sukacita bagi seluruh masyarakat.
Red-Spyd













