PADANG PARIAMAN | Lapangan SMP Negeri 1 Enam Lingkung menjadi arena pembuktian kemampuan sekaligus pembentukan karakter generasi muda melalui Kejuaraan Bola Voli Putra Bupati Cup II tingkat SMP se-Kabupaten Padang Pariaman, 22–23 September 2026. Diikuti 48 sekolah menengah pertama, kompetisi ini tidak sekadar menghadirkan persaingan antartim, tetapi juga menjadi langkah pemerintah daerah mengarahkan pelajar pada kegiatan positif, membangun disiplin, dan menjauhkan mereka dari perilaku menyimpang.
Bupati Padang Pariaman John Kenedy Azis yang membuka langsung kejuaraan tersebut menegaskan bahwa olahraga memiliki peran penting dalam membentuk karakter remaja. Menurutnya, lapangan olahraga dapat menjadi ruang pembelajaran yang mengajarkan kedisiplinan, kerja sama, tanggung jawab, dan kemampuan menghargai lawan. Nilai-nilai itu dinilai penting sebagai bekal pelajar menghadapi tantangan pergaulan di tengah perkembangan zaman.
“Ini adalah salah satu cara kita mencegah kenakalan remaja. Melalui kegiatan seperti ini kita membangun disiplin, kerja sama dan sportivitas,” ujar John Kenedy Azis. Pesan tersebut menegaskan bahwa pembinaan generasi muda tidak cukup hanya melalui kegiatan akademik di sekolah. Mereka juga membutuhkan ruang untuk menyalurkan energi, minat, dan bakat melalui aktivitas yang sehat serta terarah.
Bupati berharap kejuaraan ini menjadi titik awal lahirnya atlet-atlet bola voli potensial dari Padang Pariaman. Ia mendorong para peserta tidak cepat puas dengan hasil pertandingan, melainkan terus berlatih dan meningkatkan kemampuan agar mampu bersaing pada tingkat yang lebih tinggi. “Saya berharap ini tidak berhenti sekadar pertandingan, tetapi bisa menjadi bibit-bibit atlet voli yang nantinya mampu berprestasi di tingkat daerah, nasional maupun internasional,” katanya.
Kejuaraan Bupati Cup II diikuti 48 SMP se-Kabupaten Padang Pariaman dengan apresiasi berupa hadiah Rp6 juta untuk juara pertama, Rp3,5 juta bagi juara kedua, dan Rp2 juta untuk juara ketiga. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Padang Pariaman Hendri menjelaskan, kompetisi tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah menyediakan wadah pengembangan minat dan bakat peserta didik, khususnya di bidang olahraga bola voli. Ia juga mengajak seluruh tim menjaga kekompakan, semangat bertanding, serta nama baik sekolah masing-masing.
Pembukaan kejuaraan turut dihadiri Asisten, sejumlah kepala perangkat daerah, Camat Enam Lingkung, Kepala MKKS SMP, para kepala sekolah, guru, panitia, dan peserta. Kehadiran unsur pendidikan dan pemerintah daerah memperlihatkan pentingnya dukungan bersama dalam membangun pembinaan olahraga pelajar. Kompetisi yang sehat dapat menjadi sarana menemukan potensi atlet sekaligus membiasakan anak-anak beraktivitas secara positif.
Melalui Bupati Cup II, Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman ingin menjadikan olahraga sebagai bagian dari pembinaan generasi muda, bukan hanya agenda pertandingan tahunan. Tantangan berikutnya adalah menjaga kesinambungan latihan, pembinaan atlet, dan kompetisi antarsekolah agar bakat yang muncul tidak berhenti setelah kejuaraan usai. Dari lapangan SMP Negeri 1 Enam Lingkung, harapan itu dibangun: melahirkan pelajar yang disiplin, menjunjung sportivitas, berprestasi, serta memiliki pilihan kegiatan positif untuk masa depannya.
Wyndoee













