Pasaman Barat, shootlinenews.com –
Anggota DPRD Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar), Andriwilza dan Rommy Candra, menghadiri langsung pembukaan Musyawarah Kabupaten (Muskab) V Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Pasaman Barat masa bakti 2026–2031 di Aula Kantor Bupati Pasbar, Selasa (2/6).
Kehadiran dua legislator ini menegaskan komitmen penuh jajaran DPRD Pasaman Barat dalam mengawal fungsi pengawasan dan penguatan regulasi serta alokasi anggaran kemanusiaan. Muskab V ini menjadi forum tertinggi untuk mengevaluasi kinerja kepengurusan lama sekaligus merumuskan langkah taktis penanganan bencana ke depan.
Andriwilza menyatakan bahwa PMI merupakan mitra jajaran legislatif dan eksekutif yang berada di garis depan saat terjadi kedaruratan. Mengingat geografis Pasaman Barat yang memiliki kerawanan tinggi terhadap potensi bencana alam seperti banjir, longsor, dan gempa bumi, DPRD siap memberikan dukungan terhadap program kerja penanggulangan bencana yang terukur.
Senada dengan itu, Rommy Candra menekankan pentingnya regenerasi kepengurusan yang solid agar pemenuhan kebutuhan darah bagi masyarakat dan kesiapsiagaan relawan 24 jam di Pasaman Barat dapat terus ditingkatkan kualitasnya.
Agenda strategis ini dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Pasaman Barat, M Ihpan, serta dihadiri langsung oleh Ketua PMI Provinsi Sumatera Barat Aristo Munandar, Kepala OPD, jajaran pengurus PMI kecamatan, dan berbagai elemen organisasi kemanusiaan lainnya.
Wabup M Ihpan dalam sambutannya turut mengapresiasi kebersamaan jajaran DPRD yang selalu bersinergi dalam memperhatikan pemenuhan fasilitas pelayanan kemanusiaan di daerah.
“PMI bukan sekadar organisasi kemanusiaan, tetapi juga mitra strategis pemerintah daerah. Saat masyarakat menghadapi bencana dan membutuhkan darah, PMI selalu hadir menjadi bagian dari solusi. Sinergi bersama DPRD tentu menjadi kunci penguat utamanya,” ujar M Ihpan.
Sementara itu, Ketua PMI Pasaman Barat periode 2021–2026, Risnawanto, dalam laporan pertanggungjawabannya menyampaikan terima kasih atas dukungan kemitraan yang terjaga baik bersama Pemkab dan DPRD Pasbar selama lima tahun terakhir, khususnya dalam memfasilitasi operasional markas dan ketersediaan logistik kebencanaan.(IT)













