PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Bitung Siapkan KMP Dalente Woba dan KMP Portlink Untuk Antisipasi Puncak Arus Mudik

  • Bagikan

BITUNG | PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Kota Bitung menyiapkan Dua Armada KMP Dalente Woba, KMP Portlink, untuk langkah antisipasi puncak arus pemudik yang akan menyeberang dari Kota Bitung ke Ternate Maluku Utara hal ini di sampaikan oleh General Maneger (GM) Sugeng Purwono Saat Di Sambangi Oleh Awak Media di Kantor ASDP Bitung, Jumat (29/04/2022).

General Meneger (GM) PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Sugeng Purwono mengatakan, sejak H-10 sampai dengan H-4 memasuki lebaran peningkatan penumpang hanya naik 3 persen seperti tahun kemarin, mulai dari tanggal 22 sampai dengan tanggal 28 data menunjukan kenaikan hanya 3 persen, “ujarnya

Lebaran pekan lalu arus kendaraan dan penumpang yang menyeberang sama seperti tahun ini, kenaikan hanya 3 persen tidak ada penambahan, untuk tingkat arus mudik paling tinggi hanya penumpang tujuan Bitung ke Ternate, karena kalau untuk lintas dalam provinsi seperti, Bitung tujuan Melong,Likupang Bananaro, itu tidak termaksud pantauan arus mudik lebaran karena rara-rata mereka cuma melakukan mudik di bulan desember, atau Natal dan Tahun baru, “ungkapnya

Jadi untuk sementara kata sugeng, seperti yang kita lihat belum ada peningkatan, sama seperti tahun lalu, kecuali kalau lintas dalam propinsi seperti natal dan tahun baru itu agak terjadi lonjakan arus mudik.

Lanjut Sugeng, kalau untuk truk yang menyebrang ke Ternate terpantau biasa- biasa saja, tidak ada masalah, berjalan aman seperti sekarang ini yang kita lihat bersama, tidak ada lonjakan penumpang, hanya kenaikan 3 persen tidak signifikan.kalau dulu angkutan 10 sekarang naik 13, penambahan nya cuma 3 persen.

Saat di tanya mengenai kapasitas pemuatan armada untuk kapal portlink sugeng menjelaskan, kalau untuk pemuatan armada mencapai sampai 35 armada, kalau untuk Lnt mencapai sampai 23, armada, dan untuk tarif angkutan katanya, harga tetap stabil tidak ada kenaikan, kecuali ada keputusan dari kementrian perhubungan baru kita naikan, kalau untuk dalam propinsi sulawesi utara itu kewanangan gubernur, jadi untuk sementara tidak ada kenaikan tatif, tutup Maneger General Sugeng Purwono

(Syarif)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.