PPK 2.4 PJN WILAYAH II SUMBAR | Ancaman longsor susulan akibat tingginya intensitas hujan di wilayah Sako, Kabupaten Pesisir Selatan, mendapat respons cepat dari PPK 2.4 PJN Wilayah II Sumbar, Gina Lamria Indriati Tampubolon, S.T., bersama Kasatker BPJN Wilayah II Sumbar, Mashudi. Keduanya mengawal percepatan penanganan material lumpur yang menutupi badan Jalan Nasional Tapan–Batas Jambi dengan mengerahkan alat berat demi memulihkan akses transportasi masyarakat, Kamis (5/11/2026).
Peristiwa longsor terjadi pada Minggu, 1 November 2026, sekitar pukul 17.00 WIB, tepatnya di KM 228+100 ruas Jalan Nasional Tapan–Batas Jambi. Curah hujan dengan intensitas cukup tinggi memicu longsoran material tanah dan lumpur dari lereng hingga menutupi seluruh badan jalan. Menyikapi kondisi tersebut, PPK 2.4 Gina Lamria Indriati Tampubolon dan Kasatker BPJN Wilayah II Sumbar Mashudi memastikan penanganan darurat menjadi prioritas.
Tidak menunggu kondisi semakin memburuk, Gina Lamria Indriati Tampubolon selaku PPK 2.4 bersama Mashudi selaku Kasatker BPJN Wilayah II Sumbar mengawal langkah cepat Satgas BPJN Sumatera Barat dengan mengerahkan alat berat ke lokasi kejadian. Pembersihan dilakukan secara bertahap, mulai dari mengangkat timbunan lumpur hingga membersihkan material yang menghalangi badan jalan.
Di bawah koordinasi Kasatker BPJN Wilayah II Sumbar, Mashudi, PPK 2.4 Gina Lamria Indriati Tampubolon, S.T., terus mengawal pelaksanaan penanganan di lapangan. Kesiapan personel, dukungan peralatan, kondisi lereng, hingga perkembangan cuaca menjadi perhatian dalam mempercepat pemulihan ruas jalan nasional tersebut.
Berdasarkan laporan kondisi terkini, PPK 2.4 Gina Lamria Indriati Tampubolon bersama Kasatker BPJN Wilayah II Sumbar Mashudi terus memantau perkembangan akses kendaraan. Saat ini, jalan sudah dapat dilalui melalui satu jalur dengan sistem buka-tutup. Namun, permukaan badan jalan masih berlumpur dan licin akibat hujan yang masih berlangsung.
Untuk mempercepat normalisasi, Gina Lamria Indriati Tampubolon dan Mashudi mengawal penggunaan alat berat guna membersihkan sisa material yang masih berada di badan jalan. Kondisi geografis kawasan Sako yang memiliki lereng di sepanjang ruas jalan membutuhkan perhatian ekstra karena hujan berpotensi menyebabkan material tanah kembali bergerak dan memicu longsoran susulan.
PPK 2.4 Gina Lamria Indriati Tampubolon bersama Kasatker BPJN Wilayah II Sumbar Mashudi juga mengimbau masyarakat yang melintasi ruas Tapan–Batas Jambi, khususnya kawasan Sako, Kabupaten Pesisir Selatan, agar meningkatkan kewaspadaan. Pengendara diminta mengurangi kecepatan, menjaga jarak aman, mengikuti arahan petugas, serta tidak memaksakan perjalanan apabila kondisi cuaca dan jalan belum memungkinkan.
Gerak cepat PPK 2.4 Gina Lamria Indriati Tampubolon, S.T., bersama Kasatker BPJN Wilayah II Sumbar Mashudi menjadi bagian dari komitmen BPJN Sumatera Barat dalam menjaga konektivitas jalan nasional. Penanganan longsor tersebut bukan sekadar membersihkan lumpur dari badan jalan, tetapi juga memastikan mobilitas masyarakat, distribusi barang, dan aktivitas ekonomi tetap berjalan. Sinergi penanganan, kesiapsiagaan personel, serta keselamatan pengguna jalan menjadi perhatian utama dalam menghadapi ancaman bencana susulan.
Wyndoee













