BERITA  

Berdalih Untuk Kenang-kenangan, Kepsek SDN 1 Sukawangi Tarik Iuran Dari Siswa

PRINGSEWU | Sejumlah walimurid di SD Negeri 1 Sukawangi, Kecamatan Pagelaran, Pringsewu, menyesalkan dengan adanya pungutan liar (pungli) yang dilakukan oleh oknum Kepala Sekolah setempat.

Salah satu walimurid yang enggan disebutkan namanya mengatakan bahwa semua siswa kelas 6 diminta iuran sebesar Rp.100.000 per murid. “Alasannya untuk membeli semen sebagai kenang-kenangan,” kata dia, Sabtu (28/5/2022).

Bagi walimurid, lanjutnya, uang iuran sebesar itu cukup memberatkan terlebih kemampuan ekonomi tiap walimurid tidak sama. Ia juga heran pihak sekolah sebelumnya tidak pernah mengajak walimurid untuk rapat untuk membahas iuran tersebut. “Tiba-tiba ada pemberitahuan yang disampaikan kepada anak kami,” tuturnya.

Dia juga menyayangkan, dana untuk membeli semen dibebankan kepada walimurid. “Jika memang peruntukkannya pembangunan fisik, kan ada dana BOS, mengapa harus minta kepada walimurid,” tandasnya.

Sementara itu Kepala SD Negeri 1 Sukawangi, IR, saat dikonfirmasi awak media membenarkan adanya pungutan tersebut, Ia berjanji akan mengembalikan uang dari siswa yang sudah membayar. “Mohon maaf atas kesalahan dari kami pihak sekolah, maka untuk kenang-kenangan digagalkan dan dana yang sudah masuk akan dikembalikan melalui rapat minggu depan,” kata IR melalui pesan WA.

MN

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *