KORAMIL 01 PBU | Dalam rangka menyukseskan pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat Kecamatan Padang Barat, Babinsa Kelurahan Belakang Tangsi (BETA) Sertu Bastian melaksanakan koordinasi intensif bersama seluruh Ketua RT se-Kelurahan, Minggu, 3 Mei 2026.
Kegiatan ini menjadi langkah strategis yang dilakukan oleh Babinsa sebagai ujung tombak teritorial dalam memastikan kesiapan lingkungan masyarakat, baik dari segi kebersihan, keamanan, maupun dukungan partisipatif warga dalam menyambut perhelatan keagamaan tersebut.
Sertu Bastian terlihat aktif menjalin komunikasi dengan para Ketua RT guna menyamakan persepsi serta membangun komitmen bersama agar pelaksanaan MTQ berjalan lancar, tertib, dan memberikan kesan positif bagi seluruh peserta maupun tamu undangan.
Dalam suasana penuh keakraban, Babinsa menekankan pentingnya peran masing-masing Ketua RT sebagai motor penggerak masyarakat di lingkungannya untuk turut berpartisipasi dalam menyukseskan kegiatan MTQ sebagai ajang syiar Islam dan mempererat ukhuwah.
Koordinasi yang dilakukan tidak hanya membahas aspek teknis pelaksanaan, tetapi juga menyentuh hal-hal mendasar seperti kesiapan lokasi, pengaturan parkir, kebersihan lingkungan, serta keamanan selama kegiatan berlangsung.
Sertu Bastian juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan MTQ sebagai momentum memperkuat nilai-nilai keagamaan sekaligus membangun kebersamaan dan rasa memiliki terhadap kegiatan yang membawa nama baik wilayah.
Kehadiran Babinsa dalam kegiatan tersebut mendapat apresiasi dari para Ketua RT yang merasa terbantu dengan arahan serta dukungan yang diberikan, sehingga mereka semakin termotivasi untuk menggerakkan warganya.
Selain itu, komunikasi dua arah yang terjalin menciptakan suasana terbuka, di mana berbagai masukan dan kendala yang dihadapi di lapangan dapat langsung dibahas dan dicarikan solusi bersama.
Plh Danramil 01/PBU Kapten Arm Junardy dalam keterangannya menegaskan bahwa peran Babinsa sangat penting dalam membangun sinergi di tengah masyarakat, terutama dalam kegiatan yang melibatkan banyak pihak seperti MTQ.
“Babinsa harus hadir dan menjadi penghubung yang mampu menyatukan seluruh elemen masyarakat. Kegiatan seperti MTQ bukan hanya acara seremonial, tetapi wadah memperkuat nilai keimanan dan kebersamaan,” tegas Kapten Arm Junardy.
Ia juga menambahkan bahwa pendekatan humanis yang dilakukan Babinsa akan memberikan dampak positif dalam menciptakan suasana yang kondusif dan harmonis di wilayah binaan.
Dengan adanya koordinasi yang matang ini, diharapkan seluruh rangkaian kegiatan MTQ tingkat Kecamatan Padang Barat dapat berjalan sukses, aman, dan membawa keberkahan bagi masyarakat.
Sertu Bastian pun berkomitmen untuk terus memantau perkembangan di lapangan serta memastikan setiap persiapan berjalan sesuai rencana yang telah disepakati bersama.
Semangat gotong royong yang ditunjukkan oleh para Ketua RT dan warga menjadi bukti nyata bahwa kebersamaan masih menjadi kekuatan utama dalam membangun lingkungan yang solid dan religius.
Melalui kegiatan ini, Babinsa tidak hanya menjalankan tugas kewilayahan, tetapi juga mempererat hubungan emosional dengan masyarakat sebagai mitra dalam menjaga stabilitas dan keharmonisan lingkungan.
Wyndoee













