BERITA  

Polres Tanah Datar dan Kominfo Bersinergi Lewat Babaliak Ka Surau, Bentengi Generasi Muda dari Narkoba dan Perilaku Menyimpang

Batusangkar, Shootlinenews – Polres Tanah Datar bersama Pemerintah Kabupaten Tanah Datar melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) terus memperkuat upaya penyelamatan generasi muda dari ancaman narkoba dan perilaku menyimpang melalui program Babaliak Ka Surau. Program yang mengedepankan pendekatan budaya dan nilai-nilai keagamaan tersebut dinilai menjadi langkah strategis dalam membangun karakter generasi muda sekaligus menjaga ketertiban sosial di tengah masyarakat.

Hal itu mengemuka dalam kegiatan bincang-bincang bersama mahasiswa UIN Mahmud Yunus Batusangkar bertema “Babaliak Ka Surau, Benteng Generasi Muda dari Ancaman Narkoba dan Perilaku Menyimpang” yang digelar di Radio Luhak Nan Tuo Batusangkar, Rabu (17/6/2026).

Kapolres Tanah Datar AKBP Nur Ichsan Dwi Septiyanto mengatakan, program Babaliak Ka Surau lahir dari perpaduan konsep kepolisian dalam menjaga peradaban dengan falsafah Minangkabau Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah (ABS-SBK) yang masih kuat hidup di tengah masyarakat Tanah Datar.

Menurutnya, surau sejak dahulu menjadi pusat pendidikan karakter dan pembentukan moral masyarakat Minangkabau. Karena itu, menghidupkan kembali fungsi surau menjadi salah satu cara efektif untuk mencegah generasi muda terjerumus ke dalam penyalahgunaan narkoba dan berbagai perilaku negatif lainnya.

“Polri tidak bisa berdiri sendiri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Dibutuhkan kolaborasi semua pihak untuk menyelamatkan generasi muda dan menjaga peradaban yang telah diwariskan oleh para pendahulu,” ujarnya.

Kapolres mengungkapkan, ancaman narkoba di Tanah Datar masih menjadi perhatian serius. Selama satu tahun terakhir, Polres Tanah Datar telah menangani 48 kasus narkotika dengan 68 tersangka. Dari pengungkapan tersebut, polisi berhasil menyita 279 gram sabu-sabu dan 43 kilogram ganja.

Selain pemberantasan narkoba, Polres Tanah Datar juga menjalankan berbagai program pencegahan terhadap perilaku menyimpang melalui pendekatan sosial, budaya, dan keagamaan yang melibatkan seluruh elemen masyarakat.

Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Tanah Datar Dedi Tri Widono, S.STP, mengapresiasi langkah Polres Tanah Datar yang terus berinovasi dalam menjaga generasi muda melalui pendekatan yang selaras dengan nilai adat dan agama masyarakat Minangkabau.

Menurut Dedi, program Babaliak Ka Surau sejalan dengan visi Pemerintah Kabupaten Tanah Datar untuk mewujudkan daerah yang madani, maju, dan berkelanjutan berdasarkan falsafah ABS-SBK.

“Pemerintah Kabupaten Tanah Datar sangat mendukung program yang bertujuan membangun karakter generasi muda. Upaya yang dilakukan Polres Tanah Datar merupakan langkah positif dalam menekan angka kriminalitas sekaligus membentengi generasi muda dari pengaruh negatif narkoba dan perilaku menyimpang,” katanya.

Dedi menambahkan, pemerintah daerah juga telah menjalankan berbagai program penguatan karakter masyarakat, seperti Gerakan Satu Rumah Satu Hafiz dan pemberian insentif bagi tenaga pendidik Al-Qur’an.

Di bidang informasi dan komunikasi, Kominfo Tanah Datar secara aktif melaksanakan literasi digital dan sosialisasi ke sekolah-sekolah guna meningkatkan kemampuan pelajar dalam menyaring informasi serta menghindari dampak negatif perkembangan teknologi dan media sosial.

Ia juga mengajak mahasiswa untuk menjadi teladan dalam penggunaan media digital dengan membiasakan budaya cek dan ricek sebelum mempercayai maupun menyebarkan informasi.

Melalui sinergi antara Polres Tanah Datar, Pemerintah Daerah, lembaga pendidikan, tokoh masyarakat, dan generasi muda, program Babaliak Ka Surau diharapkan mampu menjadi benteng sosial yang efektif dalam menciptakan generasi yang berkarakter, berakhlak, serta bebas dari narkoba dan berbagai perilaku menyimpang.

(**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *