BERITA  

Kasatker Masudi, ST., MT. dan PPK 2.3 Yan Purwandi, ST. Kawal Rehabilitasi Jembatan Jeruai, Target Fungsional 14 Agustus 2026

BPJN 2 SUMBAR | Rehabilitasi Jembatan Jeruai di ruas Jalan Nasional Bukit Putus–Batas Kota Padang terus menunjukkan perkembangan. Hingga akhir Juli 2026, pekerjaan telah memasuki tahap perawatan beton setelah pengecoran lantai jembatan rampung. Jika seluruh tahapan berjalan sesuai rencana, jembatan ditargetkan mulai difungsikan kembali pada 14 Agustus 2026.

Pekerjaan rehabilitasi tersebut berada di bawah tanggung jawab Kepala Satuan Kerja (Kasatker) Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah II Sumatera Barat, Masudi, ST., MT., bersama Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 2.3, Yan Purwandi, ST. Keduanya mengoordinasikan pelaksanaan pekerjaan agar tetap memenuhi spesifikasi teknis, mutu konstruksi, dan jadwal penyelesaian.

Sejumlah pejabat melakukan peninjauan lapangan terhadap progres rehabilitasi Jembatan Jeruai di kawasan Bungus Teluk Kabung, Kota Padang. Peninjauan tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung perkembangan pekerjaan sekaligus memastikan setiap tahapan berlangsung sesuai rencana.

Berdasarkan progres di lapangan, pengecoran lantai jembatan telah selesai dilaksanakan. Saat ini konstruksi memasuki masa perawatan beton sebagai bagian penting sebelum jembatan dapat dibuka kembali untuk dilalui kendaraan.

Jembatan Jeruai merupakan salah satu infrastruktur yang telah berusia sekitar 32 tahun. Seiring usia pemakaian, lantai jembatan mengalami kerusakan sehingga diperlukan rehabilitasi guna mengembalikan fungsi dan tingkat keamanan bagi pengguna jalan.

Dalam pelaksanaan pekerjaan, Kasatker Masudi, ST., MT. bersama PPK 2.3 Yan Purwandi, ST. terus melakukan pengendalian terhadap setiap tahapan konstruksi, mulai dari pelaksanaan pekerjaan, pengawasan mutu material, hingga pencapaian target waktu penyelesaian.

Keberadaan Jembatan Jeruai memiliki peran penting karena menjadi bagian dari ruas jalan nasional yang menghubungkan arus mobilitas masyarakat serta distribusi logistik menuju berbagai wilayah di Kota Padang dan sekitarnya.

Dengan selesainya rehabilitasi nanti, jembatan diharapkan kembali memberikan rasa aman dan nyaman bagi pengguna jalan, sekaligus mendukung kelancaran aktivitas ekonomi masyarakat yang bergantung pada akses transportasi di kawasan tersebut.

Tahapan pekerjaan yang kini memasuki masa curing beton menjadi penentu kualitas akhir konstruksi. Karena itu, seluruh proses tetap dilakukan sesuai ketentuan teknis agar kekuatan lantai jembatan benar-benar memenuhi standar sebelum dibuka kembali untuk lalu lintas.

Apabila tidak terdapat kendala berarti selama masa perawatan beton dan penyelesaian pekerjaan akhir, rehabilitasi Jembatan Jeruai ditargetkan selesai sesuai jadwal sehingga masyarakat dapat kembali memanfaatkan akses jalan nasional tersebut mulai pertengahan Agustus 2026.

Katim RMO Group | Wyndoee