BERITA  

38 Tahun Bersahabat, Alumni SMP Koto Laweh ’91 Jabotabek Buktikan “Bakawan Raso Dunsanak” Bukan Sekadar Slogan

Bogor, Shootlinenews – 30 Agustus 2026 — Tiga puluh delapan tahun berlalu sejak duduk bersama di bangku sekolah, namun persahabatan Alumni SMP Koto Laweh Angkatan 1991, Kecamatan X Koto, Kabupaten Tanah Datar, ternyata tak lekang oleh waktu.

Hal itu kembali terlihat dalam kegiatan silaturahmi Alumni SMP Koto Laweh Angkatan ’91 Jabotabek yang digelar selama dua hari, Sabtu–Minggu, 29–30 Agustus 2026, di Villa Damar, Puncak, Bogor. Mengusung tema “Bakawan Raso Dunsanak”, pertemuan tersebut menjadi momentum untuk merawat kembali hubungan persahabatan yang telah terjalin sejak masa sekolah.
Sekitar 20 alumni hadir bersama pasangan dan keluarga masing-masing. Suasana penuh keakraban mewarnai kegiatan, yang diisi dengan berbagai permainan ringan dan perlombaan interaktif.

Namun, pertemuan tersebut bukan sekadar temu kangen. Di balik suasana ceria, tersimpan semangat kebersamaan yang telah mereka rawat selama puluhan tahun.

Ketua Pelaksana, Mira Z., mengatakan hubungan para alumni selama ini tidak hanya dibangun melalui pertemuan, tetapi juga melalui kepedulian terhadap sesama.

“Ini bukan sekadar ajang berkumpul biasa, melainkan bagaimana persaudaraan yang tumbuh sejak masa sekolah tetap terjaga dengan erat. Keluarga turut kita libatkan agar tali silaturahmi ini semakin luas dan solid,” ujar Mira.

Ia menjelaskan, sejak era awal penggunaan WhatsApp, komunikasi antara alumni semakin intens dan menjadi sarana untuk saling berbagi informasi sekaligus memperkuat kepedulian.

Ketika ada alumni atau keluarga yang sakit, mereka saling menguatkan dan membesuk. Saat ada yang berduka, para alumni hadir untuk melayat dan memberikan dukungan. Kepedulian juga diwujudkan melalui santunan bagi anak yatim/piatu dari keluarga alumni yang rutin dilaksanakan setiap Ramadan.
Silaturahmi dan Halalbihalal pun menjadi agenda tahunan yang terus dipertahankan.

Menurut Mira, kekuatan utama  bukan semata jumlah anggotanya, tetapi rasa persaudaraan yang membuat mereka tetap hadir ketika salah seorang membutuhkan dukungan.

Salah seorang alumni, Arnalis Hasan, berharap kekompakan yang telah terbangun sejak masa sekolah tersebut dapat terus dipertahankan.

“Semoga kekompakan dan kebersamaan Alumni SMP Koto Laweh Angkatan 1991 senantiasa terjalin erat sepanjang masa,” ujarnya.

Semangat “Bakawan Raso Dunsanak” akhirnya bukan hanya menjadi tema dalam sebuah kegiatan. Ia menjadi gambaran tentang persahabatan yang bertahan melewati waktu—dari teman sekolah menjadi sahabat, dan dari sahabat menjadi keluarga.

Sebab, sahabat sejati bukan hanya yang hadir ketika keadaan baik, tetapi juga yang mengulurkan tangan ketika salah satu berada di bawah.

(Y.St.R.Batuah)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *