BERITA  

Anggota DPRD Nefri Pastikan Pilwana Badunsanak di Lembah Melintang Berjalan Lancar Tanpa Pelanggaran

Pasaman Barat, shootlinenews.com –

Anggota DPRD Kabupaten Pasaman Barat, Nefri, memastikan pelaksanaan Pemilihan Wali Nagari (Pilwana) Badunsanak di Kecamatan Lembah Melintang berjalan aman, tertib, dan tanpa pelanggaran.

Kepastian tersebut disampaikan Nefri usai melakukan monitoring langsung bersama Wakil Bupati Pasaman Barat M. Ihpan dan jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di 8 nagari, Sabtu (27/9/2026).

Monitoring di Lembah Melintang merupakan sesi keempat Pilwana Badunsanak tahun 2026. Sebelumnya, Pilwana telah dilaksanakan di Kecamatan Sungai Beremas, Ranah Batahan, dan Koto Balingka.

Pada sesi ini, Pilwana digelar di 60 Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang tersebar di 8 nagari. Rombongan memantau secara sampling di 8 TPS perwakilan, yakni TPS 02 Nagari Salido Saroha, TPS 05 Nagari Ujung Gading Koto Gunung, TPS 02 Nagari Ujung Gading Koto Sawah, TPS 05 Nagari Taluk Ambun Sumbah Barat, TPS 04 Nagari Barastagi, TPS 02 Nagari Tampus Damai, TPS 05 Nagari Ujung Gading Situak, dan TPS 01 Nagari Kuamang Alai.

Menurut Nefri, dari hasil pemantauan di lapangan, partisipasi pemilih terpantau baik dan tidak ditemukan kendala maupun laporan pelanggaran, meski tahun ini menggunakan pola baru berupa sistem e-voting.

“Kita turun langsung untuk memastikan pelaksanaan Pilwana Badunsanak berjalan sesuai aturan. Alhamdulillah, hingga nagari terakhir yang kita pantau, partisipasi masyarakat tinggi dan tidak ada laporan pelanggaran. Kendala teknis terkait e-voting juga hampir tidak ada,” ujar Nefri di sela monitoring.

Ia menilai, penerapan e-voting mendapat respons positif dari masyarakat karena lebih praktis dan efisien dibandingkan sistem coblos konvensional. Nefri berharap sistem tersebut dapat terus diterapkan pada Pilwana selanjutnya.

Nefri juga mengimbau masyarakat agar menggunakan hak pilih secara bijak, mengingat hasil Pilwana akan menentukan arah pembangunan nagari untuk delapan tahun ke depan.

“Kemajuan nagari sangat tergantung pada pilihan masyarakat hari ini. Jika kita tepat memilih pemimpin yang berjuang untuk masyarakat, kemajuan nagari bukan lagi mimpi, melainkan kenyataan,” tegasnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Pasaman Barat M. Ihpan yang turut dalam monitoring tersebut menambahkan, fokus pemantauan pemerintah daerah memang pada tingkat partisipasi dan potensi kendala teknis di lapangan.

Pada kesempatan itu, rombongan juga mencatat jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) di TPS sampel berkisar antara 336 hingga 875 jiwa per TPS.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *