BERITA  

Begini kondisi SD N 17 Rura Patontang Koto Balingka Pasbar

Pasaman Barat, kurang lebih tiga puluh tahun keberadaan Sekolah Dasar Negeri 17 Koto Balingka di Jorong Rura patontang kurang tersentuh pembangunan dari Pemerintah Pasaman Barat.

Dimana SD N 17 Koto Balingka satu- satunya sekolah yang terdapat di Rura Patontang untuk meningkat mutu sumber daya manusia namun jauh dari kata layak untuk baik sarana dan prasarananya.

Lokasi SDN 17 Koto Balingka berjarak lebih kurang 4,5 KM dari akses jalan Pengambiran dengan kondisi jalan tanah dan berbatu.

Kondisi ruangan belajar peserta didiknya yang tidak layak dipakai dalam proses belajar dimana atapnya sudah bocor. Disana-sini ada kotoran hewan kelelawar karena ruang lokal menjadikan sarang kelelawar dimalam hari. Sehingga mengotori fasilitasi belajar papan tulis dan alat tulis belajar lain nya menjadi kotor. Begitu juga sapras toilet dan lainnya.

Dan salah satu peserta didik membenarkan hal demikian mereka takut menggiring kenyataan sarana dan prasarananya yang hancur lembur tanpa ada kepedulian meningkat mutu pendidikan di lembah gunung bukit barisan.

Nara sumber takut disebutkan identitas nya karena mereka selalu ditegur kornidator kecamatan atau dinas pendidikan kritik sekolah.

“Mengenai sarana dan prasarananya lokal tidak nyaman belajar, tidak ada toilet, bola cuman satu itupun patungan guru- guru kata R salah satu murid penerus regenerasi yang mempunyai cita-cita tinggi.

Ia berharap kordinator Kecematan tingkat SD dan dinas pendidikan agar betul betul tepat sasaran walaupun siswanya hanya 45 orang pedulikan buat layak mereka menimba ilmu.

Sementara Kepala Dinas Pendidikan Pasaman Barat, Agusli saat dikonfirmasi Minggu sore (10/12) via Whatsapp menjelaskan, Slsebelumnya korwil sudah menyampaikan ke Disdik kondisi SD N 17 Kotobalingka tersebut.

“InsyaAllah pada APBD tahun 2024, Kita sudah usulkan anggarannya untuk kegiatan rehabilitasi ruang kelas sebanyak tiga ruang. Mudah-mudahan dapat direalisasikan pada triwulan pertama tahunn 2024 nanti” ulas Agusli.
Wassalam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *