BNNK Pasbar Kembali Ungkap Kasus Narkotika, Kali Ini Pengunjung Kafe Batang Lingkin Kedapatan Bawa 3,78 Gram Sabu

  • Bagikan

 

Pasaman Barat, Shootlinenews.com
Meskipun gencar dilakukan kampanye perang terhadap narkoba, pengedar dan pemakai narkoba masih tetap ada. Mereka seakan-akan tak menyayangi dirinya sendiri, karena narkoba dapat bisa saja merenggut nyawanya. Selain itu, mereka seolah-olah tidak takut berurusan dengan hukum.

Tim pemberantasan narkotika dari Badan Nasional Narkotika Kabupaten Pasaman Barat (BNNK Pasbar),kembali mengamankan 4 orang pengunjung cafe Karaoke yang kedapatan membawa sabu. Penangkapan tersebut terjadi Minggu 22 Agustus 2021 sekira pukul 00.30 WIB.

Kronologi penangkapan pemakai dan pengedar barang haram itu berawal dari
Adanya laporan masyarakat tentang maraknya beberapa pengunjung café karaoke di daerah Batang Lingkin, Nagri Aia Gadang, Kecamatan Pasaman, Kabupaten Pasaman Barat, Propinsi Sumatera Barat.

Mendapat laporan, kemudian anggota BNN Kabupaten Pasaman Barat melakukan giat Razia di sebuah Cafe yang disinyalir menjadi salah satu tempat pengunjung cafe untuk mengkonsumsi narkotika jenis sabu.

Kemudian pada hari Minggu tanggal 22 Agustus 2021 sekira pukul 00.30 WIB beberapa anggota BNN Pasaman Barat yang dipimpin langsung oleh Kepala BNN Kabupaten Pasaman Barat, Irwan Effenry Am, SH.,MM langsung menuju café yang dicurigai tersebut.

“Setibanya di Cafe tersebut, Anggota memasuki salah satu ruangan karaoke dan menemukan 4 orang laki-laki inisial MK,YS, GS, RY yang berada didalam ruang karaoke,”ungkap Kepala BNNK, Irwan Effenri kepada wartawan, Senin (23/8).

Lebih lanjut Ia menyampaikan, dari hasil penggeledahan terhadap 4 orang laki-laki tersebut memang benar ditemukan barang bukti narkotika ada pada inisial MK serta sejumlah uang yang diakui merupakan uang hasil penjualan sabu ada pada YS.

Untuk proses penyidikan kasus, 4 orang tersebut langsung dibawa kekantor BNN Pasaman Barat guna dilakukan pendalaman terkait peran masing-masing orang tersebut.

“Atas kerjasama dan dukungan masyarakat, BNNK Pasbar mengamankan Barang Bukti berupa 1 (satu) paket sedang Narkotika Golongan I bukan tanaman diduga jenis sabu yang dibungkus dengan plastik klip warna bening dan dimasukkan kedalam plastik klip warna bening,” terang Irwan

Kemudian 1 (satu) paket kecil Narkotika Golongan I bukan tanaman diduga jenis sabu yang dibungkus dengan plastik klip warna bening dan dimasukkan kedalam plastik klip warna bening.
1 (satu) Unit Handphone merek samsung lipat GT-E1272 warna hitam.
1 (satu) unit Handphone merek VIVO 1904 warna biru.
Uang tunai sejumlah Rp. 5.000.000,- (lima juta rupiah). 1 (satu) buah tas pinggang warna cokelat merek Jingpin.
1 (satu) buah dompet merek Levis warna cokelat.
1 (satu) helai celana Jeans merek Oxygen warna biru dongker. 1 (satu) unit kendaraan roda empat jenis Toyota Calya warna merah BA 1099 SD.

Total berat bersih narkotika jenis sabu yang diamankan oleh petugas adalah 3,78 Gram (tiga koma tujuh puluh delapan) dengan taksiran harga sabu tersebut adalah 4.500.000 (Empat Juta Lima Ratus Ribu Rupiah).

Untuk me pertangggungjawabkan perbuatan penyalahgunaan narkoba, Pasal yang disangka terhadap para pelaku.

“Terhadap inisial MK dan YS disangka Pasal 114 ayat 1 Jo Pasal 112 Ayat 1 Jo Pasal 132 ayat 1 UU 35 tahun 2009 tentang Narkotika,” kata Irwan.

“Lalu terhadap inisial RY disangka Pasal 112 Ayat 1 Jo Pasal 127 ayat 1 huruf (a) Jo Pasal 132 ayat 1 UU 35 tahun 2009 tentang Narkotika,” jelasnya.

Dengan ancaman hukuman minimal 5 Tahun dan Maksimal 20 Tahun serta denda paling sedikit 1.000.000.000 (satu miliar rupiah) dan paling banyak 10.000.000.000 (sepuluh miliar rupiah).

“Terhadap 1 orang inisial GS tidak dilakukan upaya penahanan dikarenakan peran GS dalam perkara tersebut adalah sebagai orang yang mencarikan rental mobil dan tidak mengetahui kegiatan apa yang akan dilakukan oleh MK, YS dan RY,” urainya.

“Penyidik hingga saat ini masih berupaya sangat itensif guna menentukan peran masing-masing tersangka sehingga dalam penerapan pasal nya dapat tepat sasaran.
Kami masih melakukan pengembangan kasus ini,” ujar Irwan mengakhiri.

Penulis: Sumber BNKEditor: 250
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *