BERITA  

Hari Ketujuh Tanggap Darurat, Wabup H Candra Terima Bantuan IAD Kejati Sumbar untuk Korban Galodo Solok

AROSUKA, SHOOTLINENEWS -Dukungan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak galodo di Kabupaten Solok terus berdatangan di tengah berlangsungnya masa tanggap darurat. Senin (28/9/2026), Wakil Bupati Solok H. Candra, S.H.I., bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Solok menerima rombongan Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Barat dan Ketua Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Daerah Sumatera Barat di Posko Kejaksaan RI Peduli Bencana, Arosuka.

Kedatangan rombongan tersebut merupakan bagian dari agenda penyerahan bantuan sosial bagi masyarakat yang terdampak bencana galodo yang melanda kawasan Arosuka dan sejumlah wilayah di Kabupaten Solok.

Bantuan yang dibawa dalam kegiatan tersebut berupa 1 ton beras. Bantuan dipersiapkan menggunakan mobil boks dan dibawa menuju Posko Kejaksaan RI Peduli Bencana untuk selanjutnya diserahkan kepada masyarakat terdampak.

Rombongan  tiba di posko sekitar pukul 10.30 WIB dan diterima langsung oleh Wabup H. Candra bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Solok.

Penyerahan bantuan kemudian dilakukan secara simbolis oleh Ketua IAD Daerah Sumatera Barat. Sejumlah unsur pemerintah dan masyarakat tercatat sebagai penerima, di antaranya Pj Wali Nagari Batang Barus, Kepala Jorong Kayu Aro, pengurus DKM Masjid Jami’ Ikhlas Arrahman Arosuka serta perwakilan masyarakat terdampak.

Wabup H. Candra menyampaikan apresiasi atas perhatian jajaran Kejati Sumbar dan IAD terhadap masyarakat yang tengah menghadapi dampak bencana.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Solok, kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada jajaran Kejaksaan Tinggi Sumatera Barat bersama IAD yang telah memberikan perhatian dan bantuan kepada masyarakat Kabupaten Solok yang terdampak bencana galodo,” ujar H. Candra.

Menurutnya, bantuan kebutuhan dasar tersebut memiliki arti penting bagi masyarakat selama penanganan bencana masih berlangsung.

“Bantuan ini tentu sangat berarti bagi masyarakat, khususnya dalam masa tanggap darurat seperti saat ini,” katanya.

Ia berharap dukungan terhadap masyarakat terdampak terus berlanjut melalui kolaborasi berbagai pihak.

“Kami berharap kepedulian dan dukungan seperti ini terus menjadi bagian dari semangat bersama dalam membantu masyarakat yang terdampak,” ujar H. Candra.

Setelah penyerahan bantuan dan foto bersama, rombongan dijadwalkan melanjutkan kegiatan dengan mendatangi langsung sejumlah rumah warga yang terdampak bencana.

Dalam agenda tersebut tercatat sejumlah penerima kunjungan, yakni Afrika Yulia, Yeni Fitri, Riko Vernandes, Rio, Reni Ameliza dan Tika Alfionita.

Kunjungan langsung tersebut menjadi bagian dari rangkaian kegiatan kemanusiaan untuk melihat kondisi warga terdampak sekaligus memastikan bantuan dapat diterima masyarakat yang membutuhkan.

Kegiatan berlangsung ketika Kabupaten Solok masih berada dalam masa tanggap darurat bencana hidrometeorologi.

Galodo menerjang kawasan Arosuka pada Senin malam, 21 September 2026. Pemerintah Kabupaten Solok menetapkan status tanggap darurat selama 14 hari, terhitung mulai 22 September hingga 5 Oktober 2026.

Selama masa tanggap darurat, penanganan masih mencakup pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, pembersihan material galodo, pemulihan akses, pendataan kerusakan serta penanganan warga yang terdampak.

Sinergi pemerintah daerah bersama TNI, Polri, BPBD, kementerian/lembaga, organisasi sosial, dunia usaha dan berbagai elemen masyarakat terus diperlukan untuk memastikan penanganan bencana berjalan secara terpadu.

Penyaluran bantuan dari IAD Kejati Sumbar menjadi salah satu bentuk dukungan lintas lembaga bagi masyarakat Kabupaten Solok yang masih berada dalam fase penanganan darurat pascagalodo.

Di tengah proses tersebut, pemerintah daerah juga terus mengupayakan agar kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi dan akses menuju kawasan terdampak dapat dipulihkan secara bertahap. STK

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *