Juanda Membuka Komunikasi Dalam Percepatan Pemulihan

  • Bagikan

Aceh Tamiang, Shootlinenews.com — Sebagai sosok yang ulet dan berjiwa relawan, Juanda menjalin koordinasi dengan NGO (Non-Governmental rganization) atau Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM). Rabu, (4/3/2026)

“Kita membuka komunikasi dan peluang – peluang yang dapat menjadi solusi nyata bagi pemulihan layanan air bersih masyarakat Aceh Tamiang, baik dalam bentuk bantuan langsung, dukungan teknis, maupun akses pendanaan dari berbagai sumber,” harapnya.

Kemudian mengajukan permohonan bantuan kepada Kementerian Pekerjaan Umum untuk menangani permasalahan krusial yang hingga saat ini belum masuk dalam program bantuan Kementerian antara lain, Rehabilitasi/Rekonstruksi Bangunan Intake IPA Unit Seruway, Rehabilitasi/Rekonstruksi Bangunan Intake IPA Unit Semadam, Rehabilitasi/Rekonstruksi Bangunan Intake IPA Unit Sungai Iyu, Relokasi JDU IPA Unit Sungai Iyu, Pembenahan Pipa Jaringan Distribusi dan Pipa Persil Pergantian Water Meter Pelanggan beserta Kelengkapannya, Pengadaan Mobil Tangki Air, Pengadaan Bahan Kimia Operasional (Tawas & Kaporit) selama enam bulan kedepan.

Dalam menakhodai Perumda Air Minum Tirta Tamiang Juanda yang baru dilantik di tengah kondisi krisis pascabencana menaruh harapan besar kepada seluruh pihak untuk bersama-sama mengambil peran dalam pemulihan layanan air bersih bagi masyarakat Aceh Tamiang.

Untuk Pemerintah Pusat dan Kementerian Pekerjaan Umum, Juanda berharap proses Rehabilitasi dan Rekondisi yang telah dikerjakan dapat optimal dan cepat.

“Dimana ada peluang yang dapat membantu kita ajukan permohonan. Untuk itu kita berharap Pemerintah Pusat dan Kementerian Pekerjaan Umum agar dapat segera direspons permohonan Perumda Air Tirta Tamiang. Ini sangat penting, khususnya untuk infrastruktur krusial yang belum tertangani. Semua ini untuk memastikan pemulihan dapat berjalan menyeluruh,” sebutnya.

Sementara untuk Pemerintah Daerah, Juanda berharap tersedianya dukungan nyata melalui anggaran maupun kebijakan yang memungkinkan Perumda segera bangkit melayani masyarakat.

Untuk NGO, lembaga donor, dan pihak swasta, Juanda berharap terjalinnya kerja sama konkret sebagai wujud kepedulian bersama terhadap hak dasar masyarakat atas air bersih.

Untuk seluruh karyawan, Juanda berkomitmen memperjuangkan hak-hak mereka dan memastikan kondisi kerja yang lebih baik seiring pulihnya perusahaan.

Disamping itu Juanda juga berharap kepada masyarakat dan pelanggan, agar dapat bersabar dan memberikan kepercayaan bahwa layanan air bersih bagi lebih dari 147.000 warga Aceh Tamiang akan segera pulih kembali.

“Selama ada kepercayaan masyarakat dan dukungan dari berbagai pihak, kami akan terus berjuang memastikan setiap tetes air bersih sampai ke rumah warga Aceh Tamiang,” ungkap Juanda mengakhiri.

Penulis: Ryu R.FEditor: Redaksi
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *