Banda Aceh, Shootlinenews.com — Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Aceh, Nasir Nurdin, menyatakan kesiapannya untuk kembali maju sebagai calon Ketua PWI Aceh periode 2026–2031 menjelang Konferensi Provinsi (Konferprov) XIII PWI Aceh yang dijadwalkan berlangsung pada 20–22 November 2026.
Pernyataan itu disampaikan Nasir dalam keterangannya di Banda Aceh, Sabtu (18/7/2026), setelah sebelumnya memilih fokus menuntaskan agenda kepengurusan PWI Aceh periode 2021–2026 dan mempersiapkan pelaksanaan Konferprov XIII.
Nasir mengatakan, sebagai ketua yang masih menjabat, dirinya bertanggung jawab memastikan seluruh tahapan konferensi berjalan sesuai mekanisme organisasi dan berlangsung sukses.
Di tengah meningkatnya dinamika menjelang konferensi, ia menilai munculnya sejumlah kader yang mulai melakukan konsolidasi dan menyatakan minat maju sebagai calon ketua merupakan bagian dari proses demokrasi di tubuh organisasi.
“Keinginan kader untuk maju sebagai kandidat ketua merupakan hal yang wajar sebagai perwujudan demokrasi dalam organisasi. Namun, khusus bagi pengurus yang masih aktif, saya mengingatkan agar tetap menjalankan tugas dan tanggung jawab hingga masa kepengurusan berakhir,” kata Nasir.
Ia mengungkapkan, dorongan dari sejumlah anggota agar kembali memimpin PWI Aceh terus menguat seiring bergulirnya proses pra-konferensi. Atas dasar itu, Nasir memutuskan menyatakan kesiapannya untuk kembali mengemban amanah sebagai Ketua PWI Aceh.
“Dengan mengucapkan Bismillah, saya menyatakan siap mengemban amanah untuk memimpin PWI Aceh periode 2026–2031. Meski demikian, pernyataan resmi sebagai kandidat akan saya sampaikan sesuai tahapan yang nantinya ditetapkan oleh Panitia Pengarah,” ujarnya.
Nasir berharap pernyataannya dapat menjawab berbagai spekulasi yang berkembang di kalangan anggota PWI Aceh. Ia juga mengajak seluruh insan pers untuk tetap fokus menjalankan tugas jurnalistik serta menjaga kebersamaan dan soliditas organisasi menjelang Konferprov XIII.
Konferprov XIII PWI Aceh dijadwalkan berlangsung pada 20–22 November 2026 dan akan menjadi forum untuk memilih Ketua PWI Aceh periode 2026–2031 sekaligus menyusun arah organisasi untuk lima tahun ke depan.













