Tanah Datar, Shootlinenews – Pemoerintahl Daerah Kabupaten Tanah Datar melalui Tim II Safari Ramadan 1447 Hijriah yang dipimpin oleh Wakil Bupati Ahmad Fadly mengunjungi Masjid Tauhid Jorong Labuatan, Nagari Sungai Jambu, Kecamatan Pariangan, Selasa (24/2/2026). Kunjungan tersebut tidak hanya dalam rangka silaturahmi Ramadan, tetapi juga untuk menjemput aspirasi masyarakat terkait pembangunan dan penanganan pascabencana.
Dalam pertemuan itu, Wabup menegaskan bahwa kebijakan efisiensi anggaran dari pemerintah pusat berdampak signifikan terhadap pembangunan daerah. Karena itu, Pemerintah Kabupaten Tanah Datar bersama Bupati Eka Putra menerapkan skala prioritas pembangunan dengan memfokuskan pada kebutuhan mendesak masyarakat, terutama infrastruktur dasar dan pemulihan pascabanjir.
Wali Nagari Sungai Jambu, Wilmen, menyampaikan sejumlah aspirasi warga, di antaranya kondisi pascabanjir bandang yang sebelumnya menyebabkan jembatan putus dan merusak rumah warga. Ia menjelaskan, jembatan tersebut kini telah kembali dibangun, sementara normalisasi sungai dan pembangunan sabo dam masih berlangsung dengan total anggaran sekitar Rp50 miliar.
Namun demikian, masyarakat juga mengeluhkan masih tertundanya beberapa program pembangunan nagari akibat keterbatasan anggaran. Mereka berharap adanya percepatan solusi, terutama dalam penguatan tebing sungai, pengendalian banjir berkelanjutan, serta dukungan pemulihan ekonomi warga terdampak.
Menanggapi hal itu, Ahmad Fadly menegaskan bahwa Pemda tidak tinggal diam. Selain mengatur skala prioritas, pihaknya terus berupaya menjemput peluang pendanaan ke pemerintah provinsi dan pusat, serta membuka ruang kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk perantau dan lembaga keuangan, guna memastikan pembangunan tetap berjalan.
“Kami bersama Bupati dan OPD terkait terus berikhtiar menghadirkan sumber-sumber pendanaan baru untuk menjawab kebutuhan masyarakat. Dukungan semua elemen sangat kami harapkan agar pembangunan Tanah Datar tetap bergerak,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Pemkab Tanah Datar juga menyerahkan bantuan Rp10 juta dan bantuan berbuka puasa Rp1,8 juta, ditambah dukungan dari Bank Nagari Syariah, Bank Syariah Indonesia, serta bantuan Al-Qur’an. Wabup turut mengajak masyarakat memanfaatkan Ramadan untuk memperkuat keimanan dan kebersamaan, sekaligus bangkit bersama membangun Tanah Datar yang lebih tangguh dan sejahtera.
(Y.W. St.R.B)













