KORAMIL 01 PBU | Babinsa Kelurahan Air Tawar Barat (ATB), Serka Iswadi, bersama Lurah, Bhabinkamtibmas, dan Babinter AU melaksanakan komunikasi sosial (Komsos) dengan pihak Dinas PU Sumbar guna membahas keluhan masyarakat terkait polusi debu yang ditimbulkan oleh kendaraan operasional pengerukan sungai di wilayah tersebut, Senin, 1 Juni 2026.
Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian aparat kewilayahan terhadap berbagai aspirasi dan permasalahan yang dirasakan langsung oleh masyarakat di lingkungan binaan.
Dalam pertemuan tersebut, Serka Iswadi menyampaikan sejumlah keluhan warga yang selama beberapa waktu terakhir merasa terganggu akibat debu yang beterbangan dari aktivitas kendaraan proyek pengerukan sungai.
Debu yang muncul dari lalu lalang kendaraan operasional dinilai telah mengurangi kenyamanan masyarakat, terutama bagi warga yang bermukim di sekitar jalur yang dilalui kendaraan proyek tersebut.
Melalui komunikasi yang dibangun secara baik dan terbuka, seluruh pihak berupaya mencari solusi terbaik agar aktivitas pembangunan tetap berjalan tanpa mengabaikan kenyamanan serta kesehatan masyarakat sekitar.
Babinsa bersama unsur pemerintahan dan aparat lainnya berharap pihak pelaksana pekerjaan dapat segera mengambil langkah konkret untuk mengurangi dampak debu yang ditimbulkan selama proses pengerukan sungai berlangsung.
Salah satu usulan yang disampaikan dalam pertemuan tersebut adalah melakukan penyemprotan air secara berkala pada ruas jalan yang dilalui kendaraan operasional proyek guna menekan penyebaran debu ke lingkungan warga.
Langkah tersebut dinilai cukup efektif sebagai solusi jangka pendek sambil tetap mendukung kelancaran pekerjaan yang sedang berlangsung di kawasan tersebut.
Serka Iswadi menegaskan bahwa kehadiran Babinsa dalam kegiatan tersebut merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial sekaligus menjembatani komunikasi antara masyarakat dengan instansi terkait.
Menurutnya, setiap aspirasi warga harus mendapatkan perhatian agar tidak berkembang menjadi permasalahan yang lebih besar di kemudian hari.
Kehadiran Lurah, Bhabinkamtibmas, dan Babinter AU juga menunjukkan kuatnya sinergitas lintas sektor dalam menyikapi berbagai persoalan yang berkembang di tengah masyarakat.
Melalui koordinasi yang baik, diharapkan seluruh pihak dapat mengambil langkah cepat dan tepat demi menjaga kenyamanan serta kualitas lingkungan bagi warga setempat.
Pihak Dinas PU Sumbar menerima berbagai masukan yang disampaikan dalam pertemuan tersebut dan berkomitmen untuk melakukan koordinasi lebih lanjut guna mencari solusi terbaik terhadap keluhan masyarakat.
Komunikasi yang berlangsung secara konstruktif tersebut mencerminkan semangat kebersamaan dalam membangun lingkungan yang aman, sehat, dan kondusif bagi seluruh warga.
Plh Danramil 01/PBU Kapten Arm Junardy mengatakan bahwa Babinsa harus selalu hadir di tengah masyarakat dan menjadi penghubung dalam menyelesaikan berbagai persoalan yang terjadi di wilayah binaan.
“Kami mengapresiasi langkah Babinsa yang aktif berkoordinasi dengan seluruh unsur terkait dalam menindaklanjuti aspirasi masyarakat. Kehadiran aparat di lapangan harus mampu memberikan solusi dan rasa nyaman bagi warga,” ujar Kapten Arm Junardy.
Catatan Redaksi: TNI Untuk Rakyat diwujudkan melalui kehadiran Babinsa yang senantiasa mendengar, memahami, dan membantu mencarikan solusi atas berbagai persoalan masyarakat. Sinergi bersama pemerintah dan seluruh elemen menjadi kunci dalam menciptakan lingkungan yang aman, sehat, dan harmonis.
Wyndoee













