BERITA  

Tim RMO Turut Berduka, Kepergian yang Menghadirkan Duka dan Refleksi Tentang Cinta Seorang Ibu

PADANG, SUMBAR | Kabar duka menyelimuti keluarga besar Kapolda Sumatera Barat Irjen Pol. Dr. Drs. Gatot Tri Suryanta, M.Si., CSFA, setelah ibunda tercinta, Hj. Kastarini Binti Padmo Wisastra, berpulang ke rahmatullah pada usia 80 tahun. Kepergian sosok ibu yang penuh kasih tersebut tidak hanya meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, tetapi juga menghadirkan rasa empati dari berbagai kalangan, termasuk keluarga besar RadjaMediaOnline Group, Sabtu, 30 Mei 2026.

Kepergian seorang ibu selalu menghadirkan ruang hening yang sulit digambarkan dengan kata-kata. Sosok yang selama puluhan tahun menjadi tempat bersandar, sumber doa, dan pelita dalam perjalanan hidup anak-anaknya, kini telah kembali ke hadirat Allah SWT.

Dalam perjalanan kehidupan setiap manusia, seorang ibu merupakan madrasah pertama yang mengajarkan arti kasih sayang, kesabaran, kejujuran, serta keteguhan dalam menghadapi berbagai ujian kehidupan. Nilai-nilai itulah yang diyakini turut membentuk karakter dan perjalanan hidup putra-putrinya.

Bagi Irjen Pol. Gatot Tri Suryanta, kehilangan ibunda tercinta tentu menjadi pukulan emosional yang mendalam. Di balik sosok pemimpin yang tegas dan profesional, terdapat seorang anak yang juga merasakan kesedihan saat harus melepas orang tua tercinta untuk selama-lamanya.

Hj. Kastarini Binti Padmo Wisastra dikenal sebagai sosok ibu yang sederhana, penuh ketulusan, dan senantiasa memberikan dukungan kepada keluarga. Kehidupan panjang yang dijalaninya menjadi cermin keteguhan seorang perempuan dalam membesarkan dan mendampingi keluarga.

Duka yang dirasakan keluarga besar Kapolda Sumbar turut dirasakan banyak pihak. Ucapan belasungkawa mengalir dari berbagai elemen masyarakat, tokoh daerah, rekan kerja, sahabat, hingga insan pers yang selama ini menjalin hubungan baik dengan jajaran Polda Sumbar.

Bagi masyarakat Indonesia, sosok ibu selalu memiliki tempat istimewa. Doanya diyakini menjadi kekuatan yang tak terlihat namun begitu nyata dalam setiap langkah kehidupan anak-anaknya.

Tidak sedikit yang meyakini bahwa keberhasilan seseorang sering kali berawal dari didikan, pengorbanan, dan kasih sayang seorang ibu yang diberikan tanpa syarat. Begitu pula nilai-nilai kehidupan yang diwariskan kepada anak-anaknya.

Kepergian almarhumah juga menjadi pengingat bagi banyak orang tentang pentingnya menghargai waktu bersama orang tua selagi masih diberikan kesempatan oleh Allah SWT.

Dalam suasana duka, doa-doa terbaik terus dipanjatkan agar almarhumah mendapatkan tempat terbaik di sisi-Nya, dilapangkan alam kuburnya, serta diterima seluruh amal ibadahnya.

Bagi keluarga yang ditinggalkan, terutama Irjen Pol. Gatot Tri Suryanta beserta seluruh anggota keluarga, keikhlasan dan ketabahan menjadi kekuatan utama dalam menghadapi ujian kehidupan tersebut.

Kehadiran keluarga, sahabat, dan para pelayat menjadi bukti bahwa cinta dan penghormatan terhadap almarhumah begitu besar. Setiap doa yang dipanjatkan menjadi penguat di tengah suasana kehilangan.

Tim RadjaMediaOnline Group memandang bahwa kehilangan orang tua merupakan salah satu ujian kehidupan yang paling berat. Namun dalam setiap perpisahan, terdapat keyakinan bahwa Allah SWT telah menyiapkan tempat terbaik bagi hamba-Nya yang kembali dengan membawa amal dan kebaikan.

Kenangan tentang almarhumah akan tetap hidup dalam hati keluarga. Nasihat, senyum, perhatian, serta doa-doa yang pernah dipanjatkan akan terus menjadi warisan yang tidak ternilai harganya.

Perjalanan hidup Hj. Kastarini Binti Padmo Wisastra menjadi bagian dari kisah panjang sebuah keluarga yang melahirkan putra-putri yang mengabdi kepada bangsa dan negara.

Di tengah kesibukan menjalankan tugas negara, seorang anak tetaplah seorang anak yang memiliki ikatan batin yang kuat dengan ibunya. Karena itu, kehilangan ini menjadi momen yang mengundang empati dari banyak pihak.

Atas nama seluruh kru, redaksi, wartawan, dan kontributor, Tim RadjaMediaOnline Group menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas wafatnya almarhumah.

Semoga Allah SWT menerima seluruh amal ibadah almarhumah, mengampuni segala khilaf dan kesalahannya, melapangkan kuburnya, serta menempatkannya di tempat yang mulia di sisi-Nya.

Semoga keluarga besar yang ditinggalkan diberikan kekuatan, kesabaran, ketabahan, dan keikhlasan dalam menghadapi musibah ini serta senantiasa berada dalam lindungan Allah SWT.

Selamat jalan Hj. Kastarini Binti Padmo Wisastra. Jasa, kasih sayang, dan keteladanan yang telah ditinggalkan akan terus hidup dalam doa serta kenangan orang-orang yang mencintai dan menghormati almarhumah.

Keluarga besar RadjaMediaOnline Group menyampaikan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas wafatnya Hj. Kastarini Binti Padmo Wisastra, ibunda tercinta Kapolda Sumbar Irjen Pol. Dr. Drs. Gatot Tri Suryanta, M.Si., CSFA. Semoga almarhumah husnul khatimah, mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan serta kekuatan.

TIM RMO

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *